Program Dikgowes, Wako Pariaman jadi “Guru” di Dua Sekolah

5
Wali kota Pariaman Genius Umar menjadi guru di dua sekolah. (Diskominfo Pariaman)

Ada pemandangan tidak biasa di SMPN 3 Pariaman, Toboh Palabah dan SDN 01 Pauh Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan, Jumat (05/02/2021). Dimana, Wali Kota Pariaman, Genius Umar masuk kelas dan mengajar di kedua sekolah tersebut.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam program Dikgowes (Dikpora Gowes ke sekolah). Dimana program ini adalah inisiatif Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman dimana kegiatan olahraga bersepeda setiap Jumat dengan mengunjungi sekolah-sekolah SD dan SMP yang ada di Kota Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, Genius Umar yang datang bersama dengan jajaran Dinas Dikpora Kota Pariaman, Kadis Dikpora, Kanderi, Sekretaris Dikpora, Hartanti Taher, para kabid, kasi dan staf jajaran Dikpora, melihat dan mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) yang ada di kelas.

“Dengan melihat langsung cara guru mengajar di kelas, bagaimana agar para murid tertarik mendengarkan dan memberi jawaban dari pertanyaan yang dilemparkan oleh guru, dan hal ini sangat menarik, karena guru dan murid akan berinteraksi satu sama lain, sehingga pelajaran tidak menjadi membosankan,” ujarnya.

Co President Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pacific Cities ini, juga sempat menjadi guru dadakan dan memberi pelajaran ilmu sosial kepada para siswa di SMPN 3 Pariaman dan pelajaran IPA kepada siswa SDN 01 Pariaman.

Baca Juga:  Baznas Pariaman Distribusikan Rp 88,4 Juta Zakat Fitrah 

“Ananda mesti berani untuk menyampaikan pendapat atau menjawab soal-soal yang disampaikan oleh gurunya, jangan takut salah, karena berani berpendapat dan bersuara di kelas dan di depan rekan-rekan kalian, akan menjadi modal yang membuat para siswa dapat meningkatkan kepercayaan dirinya, dengan berani bicara dan tampil didepan,” tuturnya.

Beberapa kali Wako memberikan soal kepada para siswa yang ada di kelas, dan bagi yang berani kedepan dan jawabanya benar, mereka secara spontan mendapat hadiah dari orang nomor satu di Kota Pariaman ini.

“Menarik, dimana biasanya saya mengajar para mahasiswa S2 dan S3, serta menjadi dosen penguji untuk mereka, saat ini berhadapan dengan anak-anak dibangku SD dan SMP, tetapi dengan memberikan pembelajaran yang menarik dan interaktif, mereka ternyata juga enjoy dan bisa menjawab pertanyaan yang saya lontarkan,” tutupnya. (*/bis)

Previous articlePemberhentian Oknum Dewan DPO, DPRD Serahkan pada Mekanisme Partai
Next articleJadi Percontohan Pelayanan KB MKJP, Dharmasraya Diapresiasi BKKBN