Baznas Distribusikan Zakat untuk 484 Guru MDTA

14
Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Ketua Baznas Pariaman Jamohor menyerahkan bantuan kepada guru MDTA se-Kota Pariaman di Mushalla Balaikota Pariaman, Rabu (5/5). (Diskominfo Pariaman)

Upaya Pemerintah Kota Pariaman dalam mencerdaskan generasi muda mendapatkan dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman. Hal ini direalisasikan dengan memberikan honor kepada 484 guru MDTA se-Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Genius Umar menjelaskan, Kota Pariaman menjadikan pendidikan sebagai program unggulan daerah. ”Sejumlah program pendidikan seperti satu keluarga satu sarjana, program wajib belajar 12 tahun hingga program beasiswa Kartu Pariaman Pintar (KPP) sudah dinikmati warga Kota Pariaman saat ini,” ujarnya, kemarin.

Untuk mendukung program pendidikan agama sebut Genius, Baznas Kota Pariaman mendistribusikan zakat program Pariaman Taqwa kepada 484 orang guru MDTA se-Kota Pariaman. Total zakat untuk guru MDTA ini sebesar Rp 145.200.000.

Masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000. Genius Umar memberikan secara simbolis kepada pengajar tersebut di Mushalla Balaikota Pariaman pada Rabu (5/5).
Dia menyebut para guru-guru MDTA berperan penting untuk mencerdaskan anak-anak dalam ilmu agama di tingkat desa dan kelurahan. Semua itu adalah visi utama dan program unggulan dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Kalapas Pariaman Silaturahmi dengan Wako Genius, Ini Pembahasannya

“Alhamdulillah Baznas Kota Pariaman semangatnya sangat luar biasa sekali dalam mengelola dan menjalankan program-programnya, dan juga program-program dari pemerintah Kota Pariaman,” ujarnya.

Genius berharap zakat yang berasal dari ASN Kota Pariaman ini bisa berkembang kedepannya sehingga semakin banyak yang mendapatkan bantuan dari Baznas. Selain itu juga mengaktifkan unit pengumpul zaka (UPZ) yang ada di desa dan kelurahan agar tahun depan zakat untuk guru MDTA ini bisa meningkat dari sekarang.

Ketua Baznas Kota Pariaman Jamohor berharap kepada para guru MDTA ini agar lebih ditingkatkan lagi cara mengajarnya pada anak didik. “Dan jadilah guru yang menjadi panutan,” tukasnya. (*/bis)