Cegah Covid-19, Pasar Pagi Pariaman Ditata

Pasar Pagi Pariaman ditata sesuai dengan protokoler Covid-19. (IST)

Untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19, Tim Satgas Gugus Tugas Kota Pariaman melakukan penataan pedagang sesuai protokol penanggulangan Covid-19.

Tim juga membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Pariaman, Kamis (7/5/2020) pagi.

Operasi tersebut diikuti jajaran Polres Pariaman, Satpol PP, Kodim 0308 Pariaman, Dishub, BPBD, PMI dan Dinkes Kota Pariaman.

Salah seorang koordinator satgas, Elfis Chandra mengatakan, kegiatan ini merupakan hari pertama penataan Pasar Pagi Pariaman dengan penerapan protokol kesehatan yakni physical distancing (jaga jarak fisik), baik itu antar sesama pedagang maupun pedagang dengan pembeli.

“Hari pertama ini, kita lihat para pedagang maupun pembeli masih banyak yang tidak mengenakan masker. Untuk tahap sosialisasi ini, kita juga bawakan masker dan memberikan secara gratis,” ungkap Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman ini.

Elfis mengingatkan, jika setelah ini para pedagang atau pembeli masih ada yang tidak menggunakan masker, maka petugas akan langsung melarang berjualan atau berbelanja di Pasar Pagi.

“Hal ini demi kesehatan bersama, demi memutus pernyebaran korona. Kunci untuk mengatasi wabah ini adalah kesadaran masyarakat dalam menjalankan instruksi protokol kesehatan,” tegasnya.

Elfis menjelaskan, Pasar Pagi Pariaman merupakan tempat yang sangat vital dan menjadi nadi perekonomian masyarakat di Kota Pariaman. “Karena itu, menata pasar menjadi pilihan daripada menutup pasar. Dan penataan hendaknya dapat berjalan dengan baik,” harapnya.

Elfis menyebut, untuk pengecekan suhu badan para pedagang dan pengunjung pasar nanti akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman bersama relawan PMI menggunakan Thermo Gun di dua pintu masuk dan keluar pasar.

“Untuk lapak pedagang Pasar Pagi ini diperkirakan ada 40. Jarak antara pedagang satu dengan lainnya telah diatur sesuai protokol Covid-19,” tutur Elfis. (*)