Bangun Pasar Basah Butuh Rp 83 Miliar

19
Wapres Ma'ruf Amin meninjau pelaksanaan vaksinasi saat kunjungannya ke Pariaman. (Diskominfo Pariaman)

Wali Kota (Wako) Pariaman Genius Umar secara langsung meminta Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin untuk membantu pembangunan Pasar Basah di Kota Pariaman. Bukti keseriusan permintaan tersebut direalisasikan dengan menyerahkan pra-desain Pasar Basah Kota Pariaman, Selasa (6/4).

”Pasar Basah ini merupakan kebutuhan mendesak. Pasar yang ada sekarang kondisinya tidak layak. Makanya saya meminta langsung wakil presiden kemarin (Selasa lalu, red). Alhamdulillah beliau langsung perintahkan Menteri Perdagangan dan Mentri PUPR RI untuk menindaklanjuti,” ujar Genius Umar kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya kemarin.

Genius menjelaskan, bukti keseriusan permintaan tersebut ditunjukkan dengan langsung menyerahkan pra-desain pasar tersebut kepada Menteri Perdagangan RI Muhammad Luthfi dan Wakil Menteri PUPR RI John Wempi Watipo.

Genius meminta bantuan doa warga Kota Pariaman agar pengajuan Pasar Basah tersebut segera diproses pihak kementrian. Selain Pasar Basah, Genius juga meminta bantuan anggaran pembangunan masjid terapung di Kota Pariaman yang saat ini kondisi pengerjaannya baru sebatas pondasi tiang pancang.

Hal ini karena keterbatasan APBD Kota Pariaman. Permintaan lain Genius, bantuan akses ke Mentawai dengan pembangunan pelabuhan kapal ke Mentawai di Kota Pariaman.
Kepala Dinas PUPR Kota Pariaman Asrizal menjelaskan, Pasar Basah rencananya akan dibangun berlantai empat.

Baca Juga:  Pariaman Kota Informatif, Genius: PPID Berikan Informasi yang Benar

Sama dengan Pasar Rakyat Pariaman yang barus saja diresmikan. Pasar ini juga akan dibangun dengan konsep green building dan ramah gempa. Lantai empat akan dimanfaatkan sebagai shelter.

”Lantai satu Pasar Basah akan digunakan sebagai tempat parkir, musala dan perkantoran manajemen,” ujarnya. Sedangkan lantai 2 hingga 4 konsepnya sama dengan Pasar Rakyat Pariaman. Hanya saja pada Pasar Basah yang mendominasi adalah los berbentuk hamparan karena untuk penjualan daging, ikan, buah-buahan dan sayur-sayuran.

Untuk memudahkan akses ke Pasar Rakyat Pariaman, antara Pasar Rakyat dan Pasar Basah didesain jembatan penghubung. Asrizal menyebut, kurang lebih anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Pasar Basah ini mencapai Rp 83 miliar. (nia)

Previous articleRakorda Gerindra Sumbar, Andre Rosiade Ingin Semua Kader Kerja Nyata
Next articleAda Indikasi Kelalaian Petugas, Puluhan HP Napi Diamankan