Musrenbang RKPD secara Online, Ini Prioritas Pemko Pariaman 2021

Wali Kota Pariaman Genius Umar membuka secara resmi Musrenbang RKPD 2021 secara daring, Kamis (9/4). (Foto: Diskominfo)

Di tengah pandemi virus korona (Covid-19), roda pemerintahan terus berjalan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti dilakukan Bappeda Kota Pariaman yang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 tingkat kota.

Namun, musrenbang RKPD itu dilakukan secara daring melalui video conference (vicon) yang diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pariaman dan Bappeda Sumbar, di Ruang Rapat Bappeda Kota Pariaman, Kamis (9/4).

Musrenbang RKPD yang dibuka Wali Kota Pariaman Genius Umar itu merupakan tahapan akhir dari rangkaian kegiatan penyusunan RKPD 2021.

“Karena pandemi Covid-19 saat ini semakin meluas di Sumbar dan dalam upaya pencegahannya, maka Musrenbang ini tidak bisa dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya di aula atau gedung pertemuan, maka sekarang dilakukan melalui vicon,” kata Genius Umar.

Pertemuan pemda secara daring itu sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 440/2552/SJ , tertanggal 23 Maret 2020 yang ditujukan kepada gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.

“Musrenbang tetap dilaksanakan dengan tidak melibatkan peserta yang banyak, tapi bisa dilakukan menggunakan fasilitas tekhnologi informasi dan komunikasi atau interaksi secara online,” tambah Genius.

Musrenbang tingkat kota memiliki peran strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kota Pariaman untuk tahun 2021. Kegiatan ini sebagai konsultasi publik untuk menyelaraskan rancangan RKPD dengan usulan masyarakat melalui setiap tahapan musrenbang.

“Saya minta melalui Musrenbang RKPD Kota Pariaman 2021 ini dapat mengutamakan penyediaan peralatan dan perlengkapan kesehatan untuk mencegah Covid-19 ini. Agar kita semua siap menghadapi setiap ancaman terhadap kesehatan warga,” ingatnya.

Selain itu, Genius meminta dirumuskan program dan kegiatan yang bisa membuka lapangan kerja, membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan dan hampir miskin, serta memprioritaskan pendidikan anak-anak tidak mampu agar tetap kuliah.

“Subsidi untuk pendidikan tersebut harus ditingkatkan sesuai dengan program satu rumah satu sarjana yang sudah kita lakukan,” tukasnya.

Kepada semua perangkat daerah Genius meminta agar penganggaran 2021 diprioritaskan pada memperbanyak kegiatan padat karya di setiap desa/ kelurahan yang disesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah kecamatan dan desa/kelurahan.

Lalu program yang menggerakan ekonomi masyarakat dengan upaya memberikan bantuan permodalan dengan syarat dan ketentuan yang berlaklu, serta memberikan bantuan uang tunai kepada warga miskin terdampak Covid-19 jika diperlukan.

“Semoga apa yang menjadi keinginan kita ini dapat terealisasi. Tentu saja dengan bantuan saran dan kritikan dari peserta musrenbang online ini. Saran dan masukan jadi bahan bagi kami menyempurnakan rancangan RKPD Kota Pariaman 2021 ini,” tuturnya.(rel/esg)