Bansos Pemko Pariaman Tunggu Cetak Buku dan ATM

Pemko Pariaman melaksanakan rakor terintegritas terkait penanggulangan wabah virus korona di Kota Pariaman, Senin (30/3). (IST)

Perbankan saat ini masih memproses bantuan untuk warga terdampak Covid-19 dari Pemko Pariaman. Untuk penyaluran bantuan tersebut, Pemko Pariaman bakal menggandeng BNI dan BRI Pariaman.

“Data sudah diserahkan kepada perbankan yang kita tunjuk untuk melakukan penyerahannya. Saat ini tengah proses di perbankan. Mudah-mudahan sudah bisa terealisasi minggu depan,” kata Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Hendri kepada Padang Ekspres, kemarin.

Untuk bantuan yang menggunakan dana desa penyalurannya melalui Bank BNI. Untuk bantuan dari APBD Kota Pariaman disalurkan melalui BRI Kota Pariaman.

Ia menyebut, BNI akan menyalurkan bantuan ke 3.631 penerima. Informasi yang Hendri peroleh dari pihak perbankan untuk buku bank saat ini sudah dicetak seluruhnya. Namun untuk mengikuti protokol kesalamatan Covid-19 maka tidak boleh ada kerumunan massa.

Untuk mencegah hal tersebut pihak perbankan akan memberi ATM kepada masing-masing penerima bantuan. Di samping lebih memudahkan penerima untuk mengambil bantuan juga mencegah kerumunan massa dalam pengambilan bantuan.

“Informasi terbaru dari BNI, mereka masih menunggu pengiriman ATM dari kantor pusat. Mudah-mudahan segera datang dan masyarakat segera mendapatkan bantuan,” harapnya.

Sementara penyaluran dana dari APBD Pemko Pariaman menggunakan BRI dengan total penerima sebanyak 5633 orang.

”Saat ini BRI telah menerbitkan 2.900 kartu tabungan bagi penerima bantuan. Sisanya masih dalam proses penerbitan buku. Informasi diterima dari BRI yang saat ini masih dalam proses penerbitan buku adalah penerima bantuan yang telah memiliki rekening di BRI,” ucapnya.

Sehingga tidak dapat diterbitkan kembali kartu tabungannya. Solusinya, kartu bank yang untuk bantuan diterbitkan di BRI Cabang dan BRI unit. “Kami yakin perbankan juga berupaya menyelesaikan secepatnya permasalahan ini. Dengan demikian bantuan yang memang sudah ditunggu oleh warga bisa segera disalurkan,” ujarnya.

Warga yang menerima bantuan dari Pemko Pariaman adalah warga di Desa Balaikuraitaji Pariaman Selatan dan Desa Kampung Tangah Pariaman Timur.

Sementara itu Pemimpin BNI KCP Pariaman Defitrial menjelaskan proses penyaluran bantuan dari dana desa oleh BNI hanya tinggal menunggu kedatangan kartu ATM.

Defit begitu ia akrab disapa menyebut pihaknya telah menerima bukti resi pengiriman kartu ATM dari kantor pusat. Artinya kartu ATM tersebut sudah dalam proses pengiriman.

“Kalau kartu tabungan sudah selesai kami cetak. Kalau buku tabungan saja kita bagikan nanti terjadi antrean pengambilan di BNI. Hal ini tentunya sangat rawan karna akan terjadi kerumunan massa,” ujarnya.

Menurutnya jika depan kartu ATM sudah datang pihaknya segera merealisasikan bantuan kepada warga penerima.

Sementara itu, Junior Associate Relatiinship Manager Dana Ritel BRI Cabang Pariaman Yeni Hastuti membenarkan saat ini proses penyaluran bantuan Pemko Pariaman untuk warga memasuki proses pencetakan buku tabungan.

Total jumlah warga yang akan menerima bantuan melalui BRI sebanyak 5.633 orang. Saat ini yang sudah dicetak kartunya sebanyak 2.900 kartu. Sisanya sedang dalam proses pencetakan.

“Nah, kadang kami terkendala di proses administrasi seperti NIK nya di KTP tentu harus dikonfirmasi ulang kembali. Ini yang kadang memakan waktu namun semua telah diselesaikan, mudah-mudahan bisa segera dibagikan ke penerima bantuan minggu depan,” pungkasnya.

Bansos Kemensos Disalurkan

Sementara itu, penyaluran bantuan sosial dari Kemensos RI di Kota Pariaman dimulai Jumat (7/5). Untuk Kota Pariaman 4.800 KK terdaftar menerima bantuan ini.

“Dari 4.800 KK yang ada didata, baru 3.997 KK data penerima bansos yang dikirim oleh Kemensos untuk penyaluran dana tahap pertama oleh PT Pos Indonesia Cabang Pariaman,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Afnil kemarin.

Penyaluran bansos Kemensos RI tersebut dibagi atas tiga tahap.  Untuk tekhnis penyaluran Dinas Sosial menyerahkan sepenuhnya kepada PT Pos.

Kepala PT Pos Indonesia Cabang Pariaman Roza Matra menjelaskan secara resmi pihaknya menyalurkan bansos tunai dari Kemensos dimulai kemarin (8/5). Ada tiga pola atau teknis penyaluran bantuan yang akan dilakukan dan tersalurkan kepada masyarakat dengan cepat.

“Mulai dengan membayarkan untuk masyarakat yang dekat tinggalnya dengan lokasi kantor PT Pos. Kedua, untuk alamat masih kurang lengkap akan dicari dan langsung diantar oleh petugas,” sebutnya.

Ketiga, PT Pos akan langsung turun ke desa dan kelurahan untuk melakukan kordinasi dengan pihak desa dan kelurahan bagi alamat penerima yang memang tidak jelas. Meminta bantuan dari desa dan kelurahan untuk menyalurkannya kepada penerima bansos tersebut.

“Yang menjadi kendala kami saat ini adalah masalah waktu dan tenaga. Untuk tambahan tenaga kami rekrut dari tenaga harian lepas (THL). Kemudian seluruh petugas pos juga dilibatkan untuk bekerja, bahkan dihari libur pun mereka juga harus bekerja menyalurkan bantuan ini,” ujarnya.

Ia berharap bantuan  bisa tersalurkan secepatnya dan selesai sebelum Lebaran, agar ada manfaatnya buat masyarakat. (nia)