Genius Umar Janji Tetap Bina Kwarcab 16 Kota Pariaman

5

Wali Kota Pariaman Genius Umar membuka rapat pimpinan (rapim) Kwartir Cabang (Kwarcab) 16 Kota Pariaman untuk Tahun 2021 di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (8/6/2021).

Pada kesempatan ini, Genius sekaligus mengundurkan diri sebagai Ketua Kwarcab 16 Kota Pariaman.

“Namun saya akan tetap membina Kwarcab 16 Kota Pariaman untuk lebih maju lagi, “ ungkapnya.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka pada 26 Oktober 2010 yang telah disahkan. Ini salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia.
Pengesahan undang-undang tersebut tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, saat Hari Pramuka ke-45 Tahun 2006 lalu.

Pengurus Kwartir Nasional agar melakukan Revitalisasi Organisasi Gerakan Pramuka. Revitalisasi bertujuan memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka.

Menurutnya, Pemko Pariaman akan terus melakukan penguatan terhadap gerakan Pramuka. Ada beberapa program yang sedang berjalan, salah satunya pembangunan Camping Ground (area perkemahan) di Pantai Kata Kota Pariaman.

“Pesan saya kepada pengurus baru untuk tetap melanjutkan program ini sampai pelantikan pengurus ranting. Jangan lupa juga selalu meninjau fasilitas yang masih kurang agar bisa dilengkapi sehingga aktivitas Pramuka berjalan dan semakin aktif,” tambahnya.

Baca Juga:  Sekarang, Bayar KIR di Kota Pariaman Sudah Bisa Online

Gerakan Pramuka merupakan mitra atau perpanjangan tangan pemerintah yang berperan membangun dan membina watak dan karakter generasi muda.

Melalui gerakan Pramuka, dapat melahirkan generasi muda yang berwatak dan berkarakter, serta memiliki integritas dan moralitas yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945.

Ia berharap setelah semua pengurus pramuka dilantik, semua tugas apalagi bidang sosial dan kesehatan, berikan pembelajaran kepada Pramuka Kota Pariaman untuk selalu siap siaga menghadapi bencana.

“Karena Kota Pariaman rawan bencana sehingga Pramuka harus selalu siaga akan hal itu,” ingatnya.

Rapim Kwarcab 16 Kota Pariaman 2021 dilaksanakan dalam rangka optimalisasi peran organisasi. Ini dilakukan sekaligus menyikapi surat KaKwarnas Nomor 0115-00-B, pada 26 Maret 2020 (point 3) yang berbunyi Perangkapan Jabatan. Antara Ketua Majelis Pembimbing dan Ketua Kwartir seharusnya selalu dihindari karena akan menghilangkan fungsi salah satu jabatan itu.(rel)