Diduga Baru Selesai Transaksi, Pengedar Sabu Diringkus

62
ilustrasi. (jawapos.com)

Tim Satresnarkoba Polres Pariaman berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba di Pariaman. Pelaku LH, 45, diduga sudah melakukan transaksi jual beli barang haram ini di Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana menjelaskan pengungkapan penyalahgunaan narkoba ini berawal informasi dari warga. Warga yang berdomisili sekitar Pantai Cermin dan Kampuag Kaliang Pariaman Tengah menginfokan kepada kepolisian bahwa mereka sering melihat LH,45, diduga melakukan transaksi narkoba.

Pelaku sendiri berdomisili di Kampuang Kaliang, Kelurahan Lohong Pariaman Tengah. Mendapatkan informasi dari warga, pihak kepolisian langsung bergerak melakukan pengintaian terhadap aktivitas pelaku.

Setelah dipastikan keberadaan pelaku di rumahnya, tim langsung bergerak mengamankan pelaku beserta barang bukti. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan satu bungkus plastik ukuran sedang berisikan diduga narkoba jenis sabu.

Enam bungkus plastik ukuran sedang berisikan plastik pembungkus sabu dan satu buah timbangan digital serta dua unit ponsel dan uang sebanyak Rp 1.085.000. Pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Pariaman untuk pengusutan lebih lanjut.

Baca Juga:  Festival Pantai Hasilkan PAD Rp 319 Juta

Terbukti bersalah pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Juncto pasal 111 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku terancam pidana berat seumur hidup, paling singkat 5 tahun dan 20 tahun penjara.

Kapolres menyebut pihaknya terus berupaya mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pariaman. Hingga saat ini kasus penyalahgunaan narkoba yang sudah berhasil diungkap Polres Pariaman mencapai 31 kasus hingga awal November 2020.

Jika dibandingkan tahun 2019 pengungkapan kasus saat ini cenderung naik. Sebab hingga akhir tahun 2019 total kasus yang berhasil diungkap 29 kasus. Sedangkan saat ini masih November. Kapolres berterimakasih atas peran serta warga Pariaman dalam pengungkapan kasus narkoba.

Ia juga berharap warga Pariaman tetap aktif memberikan informasi tentang dugaan penyalahgunaan narkoba dilingkungan masing-masing. Info ini sangat berarti untuk memutus peredaran narkoba di Kota Pariaman yang semakin mengkhawatirkan. (nia)