Komisi IV DPR Dukung Pertanian Terpadu Pariaman

26
SERAHKAN: Wako Pariaman Genius Umar menyerahkan proposal pengembangan kawasan pertanian terpadu kepada Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Ermarini saat kunjungan kerja spesifik ke Kota Pariaman, kemarin (9/12).(IST)

Kerja keras Wali Kota Pariaman Genius Umar memajukan pertanian terpadu di Kota Pariaman mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI. Wakil Ketua bersama 18 anggota DPR RI, serta dua orang dirjen melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kota Pariaman untuk mendukung program tersebut.

”Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wakil Ketua dan anggota DPR RI di Kota Pariaman. Dikunjungi 1 orang anggota DPR RI saja ke Kota Pariaman kami sangat bahagia, ini 18 orang sekaligus. Kami sangat berterima kasih, kehadiran wakil rakyat ini makin menguatkan kami memajukan pertanian terpadu di Pariaman,” ujar Wali Kota Pariaman Genius Umar saat pemaparan program dan potensi pertanian terpadu di aula Balai Kota Pariaman, kemarin (9/12).

Genius bercerita, sebulan terakhir ia bersama-sama masyarakat membuka jalan lingkar selatan tanpa anggaran. Pembukaan jalan dilakukan secara swadaya, warga secara sukarela merelakan tanah mereka tanpa ganti rugi untuk menjadi jalan.

Pembukaan jalan di tepi sungai ini guna mendukung program water front city. Seiring dibukanya jalan di sisi sungai diyakini bakal memudahkan akses warga menuju jalur utama sekaligus berpotensi menjadi destinasi wisata yang akan memberikan keuntungan bagi warga sekitar.

Tak hanya itu, pembukaan jalan juga bakalan membuka peluang baru guna mewujudkan pertanian terpadu. Karena, sebagian besar kawasan jalan yang dibuka tersebut lahan perkebunan warga yang memiliki peluang cukup bagus. Selama ini warga sudah memulai pertanian terpadu di kawasan tersebut.

”Merujuk hal ini lah, saya berpikir untuk memajukan pertanian terpadu di sepanjang jalan sisi sungai tersebut. Terutama, menunjang perekonomian warga dan sekaligus nanti bisa menjadi destinasi wisata edukasi pertanian terpadu,” ujarnya.

Genius menyebut, kotribusi sektor pertanian di Pariaman menyumbang 26 persen bagi pertumbuhan perekonomian. Sektor pertanian cukup kuat sehingga saat awal pandemi pun pertumbuhan ekonomi Pariaman positif 2 persen dibanding daerah lainnya yang minus.

Hal ini yang kemudian membuat Genius Umar memberanikan diri bersilaturrahmi ke Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu guna meminta dukungan demi memajukan pertanian terpadu di Pariaman. Karena Komisi IV DPR RI membawahi pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan dan kelautan.

”Alhamdulillah, ternyata cepat sekali respons Komisi IV DPR RI dengan melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kota Pariaman. Didampingi Dirjen Hortikultura Kementan RI dan Dirjen Budidaya Kementerian Kelautan Perikanan. Semoga proposal yang kami ajukan untuk mendukung program pertanian terpadu segera terealisasi,” ujarnya.

Genius memaparkan kurang lebih nilai proposal yang diusulkan memakan anggaran Rp 50 miliar. Di antaranya, program bantuan infrastruktur dan pembibitan untuk pertanian terpadu, serta pembangunan rumah potong hewan (RPH) di Kota Pariaman termasuk bantuan infratruktur dan peralatan program pengolahan dan pemrosesan sampah. Genius juga meminta agar Pariaman juga mendapat bantuan program 1.000 sapi bagi kelompok tani di Kota Pariaman.

Baca Juga:  Festival Pantai Pariaman Diperpanjang Sampai 16 Mei 2022

Wakil Ketua dan Anggota Komisi IV DPR RI langsung mengunjungi kawasan pertanian terpadu di Desa Batantajongkek Pariaman. Mereka juga melakukan penanaman pohon-pohon buah tropis sekaligus melakukan pelepasan bibit ikan.

Di samping juga melihat langsung pengolahan maggot di Kampung Apar Pariaman Selatan. Sekaligus, menyicipi minuman tradisional teh telor jahe hijau di KAIC Kampung Apar.

KAIC Kampung Apar juga memiliki serbuk minuman jahe yang diberi nama Jahelo. Minuman ini menggunakan bahan baku jahe yang merupakan hasil panen petani di kawasan Kampung Apar.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Ermarini mengatakan, Pariaman dipilih sebagai kunjungan kerja spesifik karena Kota Pariaman memiliki komitmen untuk mengembangkan pertanian terpadu, memiliki kawasan hutan mangrove, memiliki kawasan budidaya ikan ujungnya untuk tingkat kesejahteraan warga Pariaman.

”Jadi, kami tekankan ke Dirjen yang ikut kunjungan spesifik ini agar segera menindaklanjuti seluruh proposal pengembangan pertanian yang diajukan wali kota Pariaman dengan segera. Jangan sampai janji-janji saja nantinya,” ujarnya.

Anggia juga tertarik dengan pola budidaya ikan di Pariaman dengan kearifan lokal, yaitu ikan larangan. Ikan larangan ini pun ikannya khusus kearifan lokal sehingga memang pertanian terpadu cocok untuk Kota Pariaman.

Sementara itu, KRT H Darori Wonodipuro, anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah mengatakan, ia sangat mengapresiasi Kota Pariaman dengan segala keunggulan dan kekuranganya memang layak untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

”Mungkin hanya satu-satunya di Indonesia, bagaimana Pemerintah Kota Pariaman dapat membuka dan membuat akses jalan baru tanpa anggaran dari APBD, nol budgeter, di mana masyarakat menyerahkan tanahnya tanpa ganti rugi untuk pembuatan jalan baru, kalau daerah lain, malah ada jalan yang fiktif, SPJ nya ada, jalanya yang gak ada, untuk itu kami salut dengan Kota Pariaman ini,” ungkapnya.

Apreaiasi juga disampaikan Anggota Komisi IV DPR, legislator asal Aceh, Muslim Kota Pariaman. Menurut dia, walaupun Kota namun mempunyai potensi pertanian dan perikanan yang sanghat besar.

Hal ini terlihat dari pemaparan dari pak Wali Kota yang mengatakan bahwa perbandingan kontribusi sektor pertanian dengan sektor lainnya terhadap PDRB, menempati posisi pertama dengan 26 persen.

Sementara Hermanto legislator asal Sumbar yang juga anggota Komisi IV DPR RI mengatakan bahwa pertanian, perkebunan dan perikanan yang ada masih dilakukan dengan cara tradisional. Apalagi, tempat pemprosesan akhir sampah di Kota Pariaman masih menggunakan sistem pengelolaan open dumping semi controlled landfill.

”Tentu kami berharap permohonan bantuan yang diserahkan wali kota untuk segera ditindaklanjuti oleh dirjen. Sebab, memang program terssbut samgat membantu petani di daerah ini,” ujarnya. (nia)