BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Beasiswa untuk 8 Anak Pekerja

13
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan beasiswa kepada anak-anak pekerja yang masuk keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan. (Diskominfo Pariaman)

Delapan orang pelajar terdiri dari 4 orang murid Sekolah Dasar (SD), tiga orang siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), dan satu orang mahasiswa dari perguruan tinggi, menerima bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Pariaman yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman, Genius Umar, pada Senin (10/05/2021).

“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan bantuan beasiswa dan santunan kematian kepada warga kami yang membutuhkan. Semoga dengan adanya bantuan manfaat ini, ekonomi mereka bisa terbantu dan kesulitan mereka bisa teratasi,” ungkap wako.

Wako berpesan, bagi yang menerima pergunakanlah bantuan tersebut sebaik-baiknya, dan rajinlah belajar agar bisa meraih prestasi agar bisa menjadi orang yang sukses dimasa depan nantinya.

Kepala Kantor BPJSK untuk wilayah kerja Kota Pariaman, M.Yasir Ginting mengatakan, beasiswa tersebut bisa diberikan kepada anak-anak dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi persyaratan. Manfaat beasiswa pendidikan tersebut akan diberikan kepada ahli waris peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang jenjang pendidikannya mulai dari TK, SD, SLTP, SLTA, dan perguruan tinggi.

Baca Juga:  STTIND Padang Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Hingga 20 September

Beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang telah memiliki masa iuran paling singkat tiga tahun tersebut diberikan dengan jumlah yang berbeda tergantung tingkat pendidikannya seperti, TK sampai SD/sederajat sebesar Rp 1.500.000/orang/tahun maksimal 8 tahun, untuk tingkat SLTP/sederajat sebesar Rp 2.000.000/orang/tahun maksimal selama 3 tahun, SLTA/sederajat sebesar Rp 3.000.000/orang/tahun maksimal 3 tahun, dan terguruan tinggi sebesar Rp 12.000.000/orang/tahun.

Kemudian santunan berupa uang tunai yang diberikan langsung kepada ahli waris, ketika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia saat kepesertaan aktif bukan akibat kecelakaan kerja mendapatkan bantuan sejumlah Rp 42.000.000 dengan rincian santunan sekaligus sebesar Rp 20.000.000, santunan berkala selama 24 bulan sebesar Rp 12.000.000 dan biaya pemakaman sebesar Rp 10.000.000.

“Saya berharap sekali kepada Bapak Walikota, Bapak Sekda, dan seluruh Kepala OPD yang ada di lingkungan pemerintahan Kota Pariaman ini, bisa mendukung program dari BPJS Ketenagakerjaan ini, karena ini adalah merupakan program negara juga, apalagi baru keluar Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari Presiden Joko Widodo,” tutur M.Yasir Ginting. (*/bis)

Previous articleKongres Ika Unand Siapkan Anugerah untuk Tokoh Bangsa
Next articleKapasitas Jamaah Dikurangi, Pemko Pariaman Shalat Ied di Balaikota