Wako Pariaman Imbau Perantau Berinvestasi di Kampung Halaman

Walikota Pariaman Genius Umar meninjau peternakan sapi di Desa Batang Tajongkek, Kecamatan Pariaman Selatan. (Foto: IST)

Partisipasi para perantau dalam membangun kampung sangat besar sekali manfaatnya bagi kemakmuran kampung. Perantau sangat berpotensi sekali untuk membangun kampung supaya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya akan semakin meningkat.

Walikota Pariaman, Genius Umar, mengatakan, dirinya membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para perantau yang ingin berinvestasi di Kota Pariaman dalam hal membangun kampung. “Ada banyak hal yang bisa dibidik perantau untuk berinvestasi di kampung halaman diantaranya adalah dengan investasi dibidang peternakan,” ungkap Wako.

Wako mengunjungi, peternakan sapi di Desa Batang Tajongkek, Minggu (12/4). Peternakan sapi ini adalah milik warga Desa Batang Tajongkek yang saat ini merantau dan tinggal di Muaratebo, Jambi, dan pengelolaan peternakan ini diserahkan kepada Kelompok Tani Talao Indah dibawah binaan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman.

“Untuk kualitas sapi yang ada di peternakan ini cukup bagus dan bisa untuk dijadikan konsumsi masyarakat Kota Pariaman, dan juga bisa kita jual kepada daerah lain. Jika masyarakat kita rajin dalam peternakan ini, maka saya pikir dampak ekonomi dari Covid-19 ini tidak akan terjadi di Kota pariaman, karena kita memiliki ketahanan pangan yang bagus, dan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pariaman,” jelas Genius Umar.

“Masyarakat kita dorong untuk selalu produktif walaupun dalam situasi bencana virus korona ini. Insya Allah usaha yang sangat produktif dari para petani dan peternak kita ini akan menjadi teladan bagi yang lain,” tambah Wako.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril mengatakan, kerja sama dengan para perantau ini sangat penting sekali salah satunya dengan cara berinvestasi. Investasi yang mereka lakukan dirantau harus dijaga secara maksimal dan dikelola dengan baik, sehingga perantau percaya dan mau menginvestasikan modalnya di kampung.

“Kami dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan selalu siap dan bersedia melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para peternak jika perantau memberikan kepercayaan kepada kami untuk membantu pengembangan dan pengelolaan investasi ternak mereka dikampung,” pungkas Dasril. (*)