Sudah Tujuh Rumah Tak Layak Huni Dipugar Pemko Pariaman

8
Genius Umar meletakkan batu pertama pembangunan rumah warga Talao Pauh, Desa Pauh Barat, Pariaman Tengah, atas nama Eripson Sutono..

Satu demi satu rumah tak layak huni (RTLH) di Kota Pariaman dipugar. Kali ini, Wako Genius Umar meletakkan batu pertama pembangunan rumah warga Talao Pauh, Desa Pauh Barat, Pariaman Tengah, atas nama Eripson Sutono.

“Kita saat ini sedang menata kawasan Talao Pauh agar lebih asri dan baik lagi, karena ada warga yang tinggal di kawasan ini, yang tidak layak huni, kita pindahkan dan dibangun rumah yang layak dihuni,” ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Sabtu (12/3/2022).

Bantuan pembangunan RTLH itu berasal dari Baznas Kota Pariaman, bekerja sama dengan LKKS (Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial) Kota Pariaman, serta partisipasi para pihak terkait.

“Kita juga mengumpulkan dana secara “badoncek”, yang diikuti oleh semua yang hadir dan para alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 82, yang telah membangun Musala di Talao Pauh ini, dan terkumpul dana Rp9 juta yang diserahkan langsung kepada Eripson Sutono ini,” tukas wako.

Genius menambahkan bahwa Talao Pauh akan dilengkapi pujasera, jalan yang lebih lebar, dilengkapi fasilitas penunjang wisata lainnya untuk kenyamanan pengunjung. “Kita akan bangun beberapa sarana dan prasarana pendukung kawasan Talao Pauh, sehingga akan lebih banyak ruang terbuka publik yang menjadikan kawasan ini menjadi lebih indah lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Kalapas Pariaman Silaturahmi dengan Wako Genius, Ini Pembahasannya

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pariaman, Zalman Zaunit, mengatakan bahwa, pembangunan RTLH 2022, sudah 7 rumah yang dibedah. “Baznas Kota Pariaman memberikan bantuan dana untuk setiap rumah yang dibedah sebesar Rp20 juta. Kami menyadari, jumlah dana tersebut tidak cukup untuk membangun rumah, karena itu kita berinisiatif untuk badoncek. Alhamdulillah dari hasil badoncek terkumpul dana Rp9 juta, untuk menambah pembangunan rumah ini,” ulas Zalman. (*)