Pandemi, Penerimaan Siswa Baru Online di Pariaman

Selain meresmikan PPDB Online Genius Umar juga menyerahkan insentif guru honor. 

Untuk pertama kalinya Pemko Pariaman menyelenggarakan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online. Cara ini diambil untuk menghindari kerumunan massa sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Melalui aplikasi Sistem Informasi Pendaftaran (Sipintar) Masuk Sekolah pelaksanaan PPDB online di Kota Pariaman dimulai Senin (11/5). Hingga hari kedua PPDB total jumlah yang sudah mendaftar mencapai 327 pelajar.

“Dengan adanya sistem online, para orang tua dan anak-anak bisa mendaftar dari rumah dan tidak harus ke sekolah. Inovasi yang telah dilakukan oleh Disdikpora Kota Pariaman tersebut untuk memutus rantai perkembangan Covid-19 di Kota Pariaman,” kata Wali Kota Pariaman Genius Umar saat meresmikan PPDB Online Sipintar Masuk Sekolah di tingkat SMP se-Kota Pariaman.

Disdikpora, sebut Genius telah menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di sekolah.

Aplikasi tersebut untuk bisa digunakan pada penerimaan murid baru Tahun 2020 karena Kota Pariaman telah menjadi Smart City. “Nah, saat ini pun tepat waktunya karena wabah Covid 19 jadi  lebih yakin aplikasi ini sangat besar manfaatnya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Disdikpora Kota Pariaman Kanderi mengatakan pendaftaran sudah langsung bisa dilakukan dengan online kemarin. Namun yang paling penting ia mengimbau agar menyiapkan semua bahan untuk pendaftaran agar pendaftaran berjalan lancar dan admin Sipintar juga akan membantu sebaik mungkin.

“Untuk pendaftaran SMP ada melalui tiga jalur pendaftaran mulai dari jalur zonasi,  jalur prestasi, jalur afirmasi dan jalur perpindahan orangtua,” ujarnya.

Saat ini, sebut Genius, Pemko Pariaman menyediakan kuota yang berlebih dari tahun sebelumnya. Hal ini agar warga Kota Pariaman dan luar kota bisa bergabung dan melanjutkan sekolah ke tingkat SMP. Ini merupakan salah satu program wajib belajar 12 tahun untuk anak-anak Kota Pariaman.

Pada kesempatan itu, Genius Umar menyerahkan insentif kepada seluruh guru honorer PAUD, TK dan SMP se-Kota Pariaman. ”Hal ini bertujuan untuk menyemangati pada guru honorer dan penyerahan insentif ini bukan sebatas belas kasihan. Akan tetapi wujud syukur penghargaan kepada guru honorer karena telah berperan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak didik di Kota Pariaman,” ujarnya.

Tercatat ada 245 orang tenaga honor SD, SMP dan 274 orang TK-PAUD  mendapatkan insentif dari Pemko Pariaman.  Besarannya untuk TK, PAUD Rp 500 ribu per bulan dan SD, SMP Rp 600 per bulan. (nia)