Pemko Pariaman Matangkan Rencana Strategis Pengembangan Kawasan Terpadu

3

Pemko Pariaman, gelar rapat terpadu lintas sektor dengan beberapa kepala OPD, tentang rencana strategis pengembangan kawasan terpadu dari Desa Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah sampai Desa Padang Biriak-Birik, Kecamatan Pariaman Utara.

Rapat terpadu ini dipimpin langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad, dan Asisten II, Elfis Candra, di ruang kerja walikota, Balaikota Pariaman, Jum’at (13/5).

“Kita ingin agar kawasan terpadu ini nantinya mencakup seluruh stakeholder yang ada, karena itu saya menekankan agar setiap OPD nantinya dapat membuat program dan kegiatan di kawasan tersebut, sehingga kawasan ini nantinya dapat sebagai pertumbuhan ekonomi baru dan pengentasan kawasan kumuh yang ada di Kota Pariaman, khususnya dari Desa Pauh sampai Desa Padang Birik-Birik,” ujarnya.

Genius mengatakan, dalam rapat ini disepakati setiap OPD akan melasanakan program dan mensinergikan dengan kegiatan yang ada di pusat, melalui Kementerian yang terkait dengan tupoksi di masing-masing OPD yang ada, dan kiranya dapat menarik anggaran DAK yang ada di Kementerian-Kementerian tersebut, ulasnya.

“Kita telah memetakan dan mematangkan 8 OPD untuk mengeroyok rencana strategis pengembangan kawasan kumuh terpadu ini, dan nantinya untuk dapat dibuatkan siteplan dan proposal kepada Kementerian untuk mendapat DAK ke Kota Pariaman,” ungkapnya.

8 OPD tersebut antara lain ;

1. Dinas Perkim LH (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup) mempersiapkan DAK terintegrasi Sanitasi Dan Air Minum, serta DAK Pemukiman

2. Dinas Kesehatan membuat program Healty City dan kegiatan pemberdayaan masyarakat

3. DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB) membuat program Kampung Keluarga Berkualitas Terintegrasi, Ruang Bermain Ramah Anak dan Kampung KB

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Kaki Palsu untuk Pemuda Pariaman

4. Dinas Perindagkop dan UKM mempersiapkan program dan kegiatan pembinaan terhadap koperasi, pelatihan terhadap pedagang, pelatihan sulaman, pelatihan terhadap para UMKM di kawasan tersebut dan menjadikanya kawasan tersebut menjadi Central Kuliner dan Suvenir.

5. DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) mempersiapkan desa wisata di daerah Talao Manggung dan Pasar Desa di Desa Naras 1.

6. DP3 (Dinas Pertanian Pangan Perikanan) mempersiapkan Program Kalaju (Kampung Nelayan Maju), Vegetasi Pantai (Penanaman Cemara Laut, Ketapang Kencana, Pinago), bantuan jaring untuk nelayan, fish box, serta bantuan mesin.

7. Dinas PUPR (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan) mempersiapkan pembangunan Jalan, Jembatan, Dermaga Tambatan Kapal dan penarikan Kapal Perang untuk Museum

8. Dinas Pariwisata mempersiapkan destinasi wisata dan program Desa Wisata.

“Saya berharap, dengan adanya rapat secara tepadu ini, dapat menyelesai kan segala permasalahan sosial dan ekonomi yang ada di kawasan tersebut, dan saya minta kepada OPD terkait, untuk segera mempersiapkan bahan terkait penyelesaianya dalam waktu 2 hari ini, sehingga semua program tersebut, dapat dibantu melalui dana APBN,” tukasnya.

Selain itu, Genius juga menuturkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi suatu inovasi bagi Kota Pariaman, karena dengan adanya program DAK terintegrasi ini, kita di Pemko Pariaman melakukanya secara terpadu dengan beberapa OPD, dan ia juga mengapresiasi semangat semua yang hadir, untuk dapat merealisasikan hal tersebut, ucapnya. (*)