Satgas Covid-19 Pariaman Rutin Razia, Siapkan Tempat Isolasi hingga Desa

2

Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengikuti Video Conference (Vidcon) Penanggulangan Covid-19 di Sumbar bersama Wakil Gubernur Audy Joinaldy, di ruang rapat wali kota, Balaikota Pariaman, Senin (12/7/2021).

Dalam arahannya Audy Joinaldy mengatakan bahwa saat ini tingkat kasus terkonfirmasi Covid-19 di Sumbar cukup tinggi.

Trennya setiap hari semakin meningkat, sehingga Sumatera Barat telah berada di Zona Merah atau Level Asesmen 4.

Dengan status tersebut, AUdy berharap peran serta aktif kepala daerah kabupaten/kota yang ada di Sumbar mengambil langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

Berdasarkan analisa data oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat selama pekan ke-70 pandemi Covid-19 pada 11 Juli 2021 sampai 17 Juli 2021, ada tiga kota yang masuk Level Assesmen 4 atau transmisi yang tidak terkontrol dengan kapasitas respons tidak memadai (kondisi darurat), yaitu Kota Bukittinggi, Kota Padang dan Kota Padangpanjang.

“Dengan telah ditetapkannya Level Assesmen Situasi Pandemi pada minggu ke-71 ini, diminta kabupaten/kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan ketentuan yang ada. Terpenting, segera lakukan pendirian rumah isolasi serta tingkatkan vaksinasi. Kita juga fasilitasi kebutuhan bila kekurangan bed dan vaksin di daerah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Irigasi dan Drainase Alami Pendangkalan, Genius Umar Ajak Warga Goro

Lebih lanjut Audy berharap satgas kabupaten/kota lebih intensif lagi memberlakukan berbagai upaya yang dianggap penting dan perlu, seperti tracking dan tracing masif terhadap masyarakat potensial terpapar Covid-19.

“Kita juga mengimbau masyarakat berperan aktif memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan berdisiplin tinggi menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari,” ingatnya.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan bahwa Kota Pariaman saat ini gencar melakukan razia dan penindakan pelanggaran protokol kesehatan.

Razia terhadap perorangan dan tempat usaha yang dilakukan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pariaman.

“Kita rutin dan berkala melakukan razia untuk pelanggar prokes, baik di fasilitas umum dan tempat wisata. Kita juga gencar vaksinasi setipa hari dan menerapkan kearifan lokal (local wisdom) dengan membuat Desa Tangguh, yang menyediakan tempat isolasi di desa dan kelurahan,” tukasnya.(rel)