Dua Hari Penertiban Perda AKB, 90 Orang Pelanggar Dikenai Sanksi

14
Pelanggar Perda AKB di Kota Pariaman diberi sanksi sosial membersihkan sampah dan dipakaikan rompi yang bertuliskan Pelanggar Protokol Kesehatan (Perda AKB). (Diskominfo Pariaman)

Dengan telah diberlakukanya Perda AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) di Kota Pariaman, tercatat sejak kemarin pelanggar Perda ini mencapai 90 orang. Kebanyakan dari mereka tidak memakai masker ketika beraktifitas di luar ruangan.

“Total pelanggar dari kemarin sampai siang ini berjumlah sebanyak 90 orang, dengan rincian untuk kemarin 12 Oktober 2020, total pelanggar 62 orang, dimana sebanyak 15 orang membayar denda administrasi sebesar Rp 100 ribu, dan sanksi kerja sosial sebanyak 47 orang. Sedangkan hari ini 13 Oktober 2020, total pelanggar sebanyak 28 orang, dan kesemuanya diberi sanksi kerja sosial,” ungkap Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman, Elvis Candra.

Ia menjelaskan pihaknya bersama Tim Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Pariaman, dibantu dengan Tim Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, telah melakukan razia terkait penerapan dari Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB di Provinsi Sumatera Barat.

“Seperti anjuran dari Bapak Gubernur Sumbar, agar Perda ini dapat diterapkan di kabupaten/kota di Sumbar, dan kita Kota Pariaman telah menerapkanya selama dua hari ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Baznas Kota Pariaman Salurkan Zakat untuk Program Saga Saja

Elvis mengungkapkan dengan ditetapkanya Kota Pariaman sebagai zona merah Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, penerapan Perda AKB ini, kiranya dapat memberi penyadaran dan efek jera kepada masyarakat sehingga mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Sebagai daerah zona merah, kita mengharapkan kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker. Karena dengan menggunakan masker maka kita akan menimalisir penyebaran Covid-19. Karena itu kita melakukan tindakan penertiban pelanggar Perda AKB, sesuai yang diintruksikan oleh Pemprov Sumbar,” ungkapnya. (*)