Pelanggar Perda AKB di Pariaman Disanksi Sosial

17
Pelanggar Perda AKB di Pariaman mendapatkan sanksi sosial berupa membersihkan sampah. (Diskominfo Pariaman)

Tim Satuan Tugas Covid-19 Kota Pariaman bersama Tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat melakukan penegakan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Pasar Pariaman, Senin (12/10/2020).

“Sekarang ini, kita langsung melakukan penindakan terhadap protokol kesehatan sebagaimana telah diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2020 bagi setiap masyarakat yang melanggar Perda tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh tim gabungan Satgas Provinsi Sumbar dan tim satgas Covid-19 Kota Pariaman mulai sore hari ini sampai jam 17.00 WIB dan dilanjutkan pada malam hari untuk penindakan atau penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 khusus pelaku usaha,” ungkap Penanggung Jawab Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Kota Pariaman, Elfis Candra.

Elfis Candra juga menegaskan bahwa sesuai dengan aturan, sanksi untuk pelanggar protokol kesehatan terutama yang tidak menggunakan masker adalah kerja sosial. Dan apabila mereka tidak menyanggupi untuk kerja sosial maka akan diterapkan denda administratif sebesar Rp 100.000 dan denda tersebut disetorkan ke kas daerah.

Baca Juga:  Pariaman Tertinggi Lakukan Pelanggaran AKB

“Kerja sosial ini merupakan salah satu sanksi awal untuk masyarakat kita. Tapi kadang-kadang masih ada yang enggan untuk melakukan hal tersebut maka sanksi penggantinya adalah denda,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pelanggar Perda tersebut tidak saja berasal dari masyarakat umum tapi juga kalangan ASN. “Kita berharap, semua masyarakat Kota Pariaman agar selalu disiplin untuk mematuhi ptotokol kesehatan dengan selalu menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan tidak berkerumun agar dapat memutus penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman,” tuturnya. (*)