Rayakan HUT RI, Warga Dilarang Buat Kerumunan

Walikota Pariaman, Genius Umar. (Diskominfo Pariaman)

Kepala desa/lurah di Kota Pariaman diminta melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat agar tidak menggelar permainan di tengah masyarakat dalam rangka menyemarakkan HUT RI. Hal itu tertuang dalam Surat Ederan (SE) tentang Penyelanggaraan Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-75 RI pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Pariaman.

Berdasar SE tersebut, Wali Kota Pariaman Genius Umar menginstruksikan camat dan kepala desa untuk memasang serta mengimbau pelaku usaha dan masyarakat mengibarkan bendera merah putih.

Termasuk umbul-umbul di lokasi masing-masing mulai tanggal 1 sampai 31 Agustus 2020.
Genius meminta camat beserta kepala desa/lurah untuk melakukan pengawasan dan pendisiplinan terhadap masyarakat yang hidup produktif. Mempedomani Peraturan Wali Kota Pariaman Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 di Kota Pariaman.

Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Wali Kota Pariaman Nomor 34 Tahun 2020. Intinya masyarakat meniadakan rangkaian kegiatan permainan di tengah-tengah masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan. “Lakukan sosialisasi dan edukasi kepada masayarakat pelaku usaha agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Terdampak Covid-19 Diberi Bantuan Sembako

Kegiatan ini biasanya digelar dalam rangka menyemarakan HUT ke-75 RI. Seperti lomba panjat batang pinang, tarik tambang dan kegiatan sejenis lainnya menimbulkan kerumunan. Meniadakan kegiatan hiburan musik seperti orgen tunggal, band atau hiburan sejenisnya pada malam. (nia)