Calon Pengantin yang Mau Menikah Harus Tes Kesehatan

Walikota Pariaman Genius Umar ketika menyerahkan sertifikat bagi catin yang telah memeriksakan kesehatannya, Senin (14/9/2020). (Diskominfo Pariaman)

Pemerintah Kota Pariaman membuat program Gerakan Pernikahan Sehat, dimana para calon pengantin (Catin) wajib melaksanakan konseling dan menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Disarankan, untuk pengantin baru yang akan melaksanakan pernikahan, beberapa bulan sebelum pernikahan harus konseling dan periksa kesehatan terlebih dulu untuk menghindari penyakit menular seksual,” ungkap Walikota Pariaman Genius Umar saat menyerahkan sertifikat bagi catin yang telah memeriksakan kesehatannya pada Senin (14/09/2020).

Genius menjelaskan, maksud Gerakan Pernikahan Sehat ini, sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS (Human Immunodeficiency Virus – Acquired Immune Deficiency Syndrome) pada pasangan calon pengantin di Kota Pariaman.

“Gerakan Pernikahan Sehat ini juga dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan, pengendalian dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pariaman,” tegas Wako.

Gerakan Pernikahan Sehat ini katanya lagi bertujuan untuk deteksi dini penyakit menular seksual.

Sementera itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul mengatakan Gerakan Pernikahan Sehat ini adalah salah satu inovasi Dinas Kesehatan Kota Pariaman untuk mendeteksi dan mengurangi penyebaran penyakit seksual di Kota Pariaman.

Baca Juga:  MDTA, TPQ dan Ponpes Terima BOP

Pemeriksaan kesehatan pada calon pengantin ini katanya, dilaksanakan di puskesmas tempat calon pengantin perempuan berdomisili. Sertifikat layak kesehatan pernikahan dari puskesmas yang bersifat konfidensial ini, digunakan untuk kelengkapan administrasi tingkat lanjut pada desa/kelurahan dan KUA.

“Kita juga telah bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, dimana sebelum melakukan pernikahan, Catin harus mempunyai sertifikat kesehatan yang diserahkan ke Kementerian Agama Kota Pariaman, melalui KUA di setiap Kecamatan di Kota Pariaman,” jelasnya. (*)