Dasawisma Ujung Tombak Program PKK

Ketua TP PKK Kota Pariaman, Lucyanel Genius membagikan uang transportasi kepada ketua dasawisma, Senin (14/9/2020). (Diskominfo Pariaman)

Dasawisma adalah ujung tombak dari program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Apalagi dimasa wabah Covid-19 para ketua dasawisma mesti menjadi panutan dan contoh bagi kader dan masyarakat di lingkungan sekitar.

Ketua TP PKK Kota Pariaman, Lucyanel Genius menyebut, ketua dasawisma harus dapat memberikan panutan kepada kader yang dipimpinnya serta masyarakat sekitar lingkungannya. “Ketua harus dapat mengambil peran sebagai teladan, mulai dari membiasakan memakai masker bila keluar rumah,” ujarnya saat membagikan uang transportasi kepada ketua dasawisma yang ada di Kecamatan Pariaman Tengah di balairung rumah dinas wali kota, Senin (14/9).

Membiasakan mencuci tangan pakai sabun serta memperhatikan physical distancing. Lucyanel Genius juga mengharapkan agar para ketua dasawisma dapat memperkuat ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan yang ada.

Menanam tanaman sayur dan buah, berternak ikan atau yang beternak ayam/itik atau hewan piaraan lainnya. Lucyanel menyebut tidak tahu kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir, apakah 6 bulan atau sampai sampai tahun berikutnya, sehingga dengan memanfaatkan pekarangan dengan melakukan hal yang produktif tadi. Dengan memiliki ketahanan pangan sendiri, dan terhindar dari wabah kelaparan.

Baca Juga:  PT KAI Divre II Sumbar Serahkan Wastafel Portabel ke Pemko Pariaman

Ia paham saat ini banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi, sedangkan perekonomian semenjak Covid-19 melanda sangat rendah.  Ia berinisiatif untuk membagikan uang transportasi yang nilainya tidak seberapa yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi.

Biasanya uang transportasi untuk ketua dasawisma ini diberikan dua kali setahun, pertengahan dan akhir tahun. Tetapi melihat keadaan saat ini, TP PKK Kota Pariaman berinisiatif  untuk membayarkan selama empat bulan dulu, uang transportasi ketua dasawisma ini.

Lebih lanjut istri wali kota Pariaman ini mengatakan, pemberian uang transportasi ini merupakan bentuk kepedulian TP-PKK Kota Pariaman kepada kader dasawisma sebagai tenaga relawan dan ujung tombak di lapangan.

Uang transportasi untuk ketua dasawisma ini diberikan sebesar Rp 50 ribu rupiah per bulan, dan untuk saat ini dibayarkan sampai September, atau 4 bulan mulai dari bulan Juni. Totalnya ada 388 ketua dasawisma. (nia)