Pariaman Bentuk Duta Covid-19

14
DUTA COVID19: Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana serta Wawako Pariaman Mardison Mahyudin mengukuhkan Duta Covid-19 yang di dalamnya berisi tokoh adat, agama dan generasi milenial.(IST)

Upaya mencegah penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Memaksimalkan sosialisasi di tengah warga, Polres Pariaman kini menggandeng tokoh masyarakat, agama, adat dan kalangan milenial sebagai Duta Covid-19.

Kapolres Pariaman, AKBP Denny Rendra Laksmana usai mengukuhkan Duta Covid-19 dan penandatanganan fakta integritas penanganan Covid-19 di Aula Kantor Polres Pariaman, Kamis (15/7) mengatakan, Duta Covid-19 dibentuk sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Kota Pariaman untuk mengajak masyarakat agar patuh protokol kesehatan (prokes) dan ikut vaksinasi.

Ia berharap upaya ini dapat menjadi contoh atau role model bagi masyarakat. Polres Pariaman sebutnya akan melakukan pendampingan dan terus konsultasi bersama Duta Covid-19 dalam penanganan Covid-19 ini.

Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengapresiasi jajaran Polres Pariaman sudah mempunyai inovasi bagaimana mengantisipasi penyebaran Covid-19. Salah satu strategi yang dilakukannya adalah melibatkan semua orang dengan menunjuk Duta Covid-19 yaitu tokoh-tokoh masyarakat seperti niniak mamak, cadiak pandai, bundo kanduang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).


Secara tidak langsung tokoh-tokoh masyarakat yang ditunjuk ini memiliki tanggung jawab yang cukup besar secara bersama memberantas Covid-19.

Baca Juga:  Pelantikan ASN Digelar di Lapangan Terbuka

Mardison menambahkan, pemerintah daerah bersama forkopimda beserta masyarakat berkolaborasi dan bersatu berkomitmen menandatangani fakta integritas Covid-19.

“Saya tekankan agar masyarakat jangan lagi menganggap Covid-19 ini politis karena virus Covid-19 ini benar-benar ada, buktinya telah banyak korban yang meninggal,” ujarnya.

Dandim 0308 Pariaman Letkol Czi. Titan Jatmiko juga mengapresiasi upaya Polres Pariaman membentuk Duta Covid-19 ini.

“Kita menyadari bahwa bencana non alam ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah. Perlunya sinergi antara Pemko Pariaman,TNI, Polri, dan tentunya akan lebih optimal adanya dukungan dari masyarakat dalam menangani pandemi Covid-19 ini,” ujarnya. (nia)