Genius Umar Lepas 6 Orang Peserta Pelatihan ke BBPLK Semarang

4

Untuk mengurangi angka pengangguran, anak muda harus bekerja. Bekerja tidak harus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja, akan tetapi mereka bisa membuat bisnis sendiri, dengan cara perseorangan atau secara berkelompok, sehingga akan bisa membuka lowongan pekerjaan bagi pengangguran yang ada di Kota Pariaman.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Pariaman Genius Umar, kepada 6 (enam) orang anak-anak muda Kota Pariaman yang berpamitan kepada beliau, untuk mengikuti pelatihan kerja ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang selama lebih kurang 1 s/d 1,5 bulan, di bawah pendampingan dari DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Pariaman.

“Kesempatan yang kalian dapatkan ini tidaklah mudah, dan kalian merupakan anak-anak muda Kota Pariaman yang beruntung mendapatkan kesempatan ini, karena proses seleksi pelatihan ini di ikuti oleh anak-anak muda se Indonesia”, ujar Genius Umar.

Ikuti pelatihan ini dengan serius, serap ilmu yang diberikan, sehingga mempunyai wawasan yang baru, dan skill untuk membuat usaha atau bisnis sendiri secara perseorangan atau berkelompok, sehingga bisa membuka peluang pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran yang ada di Kota Pariaman.

“Pesan saya jaga nama baik Kota Pariaman, tonjolkan diri dan kemampuan kalian, sehingga kedepannya anak-anak muda Kota Pariaman yang akan ikut pelatihan lagi, akan mempunyai peluang lebih besar untuk diterima, dan menyerap ilmu serta mendapatkan skill untuk membuka peluang usaha kedepannya”, tegas Genius Umar menutup arahannya kepada 6 orang anak-anak muda tersebut di Rumah Dinas Wako, Selasa (17/5).

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Kaki Palsu untuk Pemuda Pariaman

Sementara itu Mita Nirwansyah warga Desa pakasai, salah seorang peserta pelatihan yang akan berangkat ke Kota Semarang mengatakan, sangat senang sekali bisa mengikuti pelatihan ini, karena kesempatan ini merupakan modal bagi beliau untuk bisa berbisnis dan membuka usaha kedepannya nanti.

Mita, lulusan Manajemen Bisnis ini juga menyebutkan ada tiga jurusan yang akan diikuti oleh beliau dan teman-temannya yaitu, jurusan Fashion Tekhnologi, Manajemen Bisnis, dan Asisten Junior, masing-masing akan diikuti oleh 2 (dua) orang peserta per jurusan.

Mita mengungkapkan rasa syukurnya, karena tidak semuanya beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program dari Kementerian Tenaga Kerja ini.

Mita berharap ilmu yang didapat disana nantinya bisa dikembangkan, dan bisa membawa nama baik Kota Pariaman, serta bisa mewakili dan mengajak masyarakat Kota Pariaman, untuk bisa mengembangkan bisnis atau mengembangkan usaha sendiri sesuai dengan harapan yang ditumpangkan oleh Bapak Walikota kepada mereka. (*)