Lucyanel Genius: ASI Eksklusif Baik untuk Kesehatan Bayi

Webinar tentang Persiapan Menyusui dan Manajemen Laktasi. (Diskominfo Pariaman)

TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Pariaman bersama Dinas Kesehatan menyelenggarkan webinar tentang Persiapan Menyusui dan Manajemen Laktasi.

Ketua TP PKK Kota Pariaman, Lucyanel Genius bertindak sebagai keynote speaker dalam webinar ini, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Syahrul, dengan narasumber Dosen STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Lisa Trisna, dimoderatori oleh Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Pariaman Delri Soni.

“Hari ini kita menggelar webinar tentang Persiapan Menyusui dan Manajemen Laktasi, dimana kita mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat melalui PKK, guna mendukung pelaksanaan ASI eksklusif dengan harapan para kader PKK se Kota Pariaman memahami tentang peran penting ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada anaknya sampai umur 2 tahun,” ungkap Lucyanel Genius.

Ia menjelaskan, penerapan manajemen laktasi sejak masa kehamilan penting untuk dilakukan. Tujuannya agar si ibu dapat memenuhi kebutuhan ASI anak serta meningkatkan kesehatan anak-anak kita di Kota Pariaman.

“Manajemen laktasi sebaiknya sudah dilakukan sejak awal kehamilan, hingga selama masa menyusui. Sedangkan proses menyusui sudah dapat langsung dilakukan sejak beberapa menit setelah bayi dilahirkan. Dimana ASI yang pertama kali keluar merupakan kolostrum. Kolostrum mengandung gizi terbaik bagi bayi baru lahir, sehingga penting diberikan,” jelas istri Walikota Pariaman ini.

Baca Juga:  MDTA, TPQ dan Ponpes Terima BOP

Sementara Dosen STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Lisa Trisna memaparkan bahwa laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI di produksi sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. Laktasi merupakan bagian dari siklus reproduksi manusia. Masa laktasi bertujuan meningkatkan ASI eksklusif sampai usia 2 tahun dengan teknik yang baik dan benar.

“Pada awal menyusui, bayi secara naluri sudah bisa mengisap puting ibu. Namun, penting untuk melatih bayi agar bisa menyusu pada payudara dengan posisi perlekatan yang baik, agar proses menyusui dapat berjalan lancar,” tuturnya.

Melatih bayi menyusu memang bukan hal yang mudah. Agar prosesnya berjalan lancar, ciptakan suasana yang lebih santai dan pastikan Bunda berada pada posisi yang nyaman. Setelah itu, letakkan si Kecil di antara payudara sampai kulitnya menempel pada kulit Bunda. Ketika ia merasa nyaman, maka proses pemberian ASI pertama kali sudah bisa dimulai. (*)