Tidak Gunakan Masker, 40 Warga Pariaman Ditegur

Ilustrasi. (sumber: IST)

Sejumlah warga Kota Pariaman masih melanggar aturan penarapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Padahal pasien positif Covid- 19 di Sumbar terus bertambah. Sabtu (16/5) malam 40 orang diamankan Satgas Covid-19 Pariaman. Mereka tidak mengenakan masker dan melakukan kegiatan berkumpul.

“Ya, kami amankan 40 orang warga yang beraktivitas di luar rumah tanpa masker. Baik pengendara roda dua maupun roda empat,” ujar Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan kepada Padang Ekspres kemarin.

Warga tersebut diamankan di kawasan Simpang Tabuik Pariaman. Kawasan ini merupakan pusat Kota Pariaman yang dekat dengan Pasar Pariaman.

Kapolres merasa heran dengan warga yang tak mau ikut aturan untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah. Padahal cara itu merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Jika makin banyak masyarakat yang nekat dan membandel itu bisa membuat penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman semakin cepat dan masif,” tuturnya.

Terhadap mereka yang mengabaikan itu diberi surat teguran dan tindakan tertentu yang diharapkan menimbulkan efek jera.

Sementara itu KBO Satbinmas Ipda Satria Agus P menjelaskan warga yang terjaring razia langsung dimintai keterangan di tempat. Namun kebanyakan dari mereka melakukan kegiatan yang tidak jelas saat berada di luar rumah.

“Mereka yang terjaring langsung kami proses di tempat untuk kemudian dilakukan teguran dan tindakan fisik untuk memberikan efek jera kepada mereka,” kata KBO Satbinmas Ipda Satria Agus P.

Ia mengimbau masyarakat supaya mematuhi pemberlakuan PSBB dalam pencegahan Covid-19. Serta tetap berada di rumah dan jangan tidak keluar di malam hari bila tidak ada urusan mendesak. “Serta tidak membuat kerumunan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (nia)