Yang Belum Ikut Sensus Online, Bisa Ikuti Sensus Wawancara

26
Penandatanganan piagam Pencanangan Zona Integritas di Kota Pariaman, Rabu (17/6/2020). (Foto: IST)

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman melakukan Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui video conference bersama BPS Provinsi Sumatera Barat, Rabu (17/6/2020).

“Insya Allah BPS Kota Pariaman sedang menuju ke zona integritas tersebut. Kita belum tahu siapa dari kabupaten/kota di Sumbar yang akan dikirim ke tingkat nasional untuk meraih WBK dan WBBM. Yang jelas, BPS Kota Pariaman akan terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat melalui pelayanan data” ungkap Kepala BPS Kota Pariaman, Yulihendri.

“Yang menjadi aspek penilaiannya ada 6 unsur penunjang atau komponen pengungkit yaitu manajemen perubahan, penata tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan penguatan kualitas pelayanan publik yang masing-masing memiliki bobot,” lanjutnya.

Yulihendri mengatakan, BPS Kota Pariaman telah melakukan sensus penduduk secara online. Sensus ini telah berakhir 29 Mei 2020 lalu.

“Untuk Kota Pariaman sendiri, sekitar 21% atau sekitar 4.966 KK sudah melakukan sensus online,” jelasnya.

Untuk masyarakat yang belum sensus penduduk online katanya, dapat mengambil tahap kedua melalui sensus penduduk melalui wawancara mulai tanggal 1 September 2020. Berhubung sekarang dalam situasi pandemi Covid-19, maka petugas hanya menyerahkan kuisioner yang nanti diisi secara mandiri oleh rumah tangga tersebut.

Ia berharap peran aktif kepala dusun dan kepala rumah tangga (RT) untuk memeriksa dan mendata siapa saja penduduk yang telah sensus online. Semua stakeholder agar turut mendukung data sensus penduduk ini.

Pencanangan zona integritas ini ditandai dengan penandatanganan piagam oleh Walikota Pariaman Genius Umar, Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Lasmana, Kepala BPS Kota Pariaman Yulihendri, Kepala Cabang BRI Pariaman Puji Rustomo, Kepala Pengadilan Agama Pariaman Lelita Dewi dan Kadis Kominfo Kota Pariaman Hendri. (*)