Sidak PBM Tatap Muka, Plt Wako Pariaman Pastikan Prokes Berjalan

30
Plt Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin ikut memeriksa suhu tubuh siswa saat PBM tatap muka hari kedua. (Diskominfo Pariaman)

Hari kedua proses belajar mengajar (PBM) tatap muka, Plt Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah di Kota Pariaman, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes), sekaligus melihat model pembelajaran yang diterapkan di tengah pandemi Covid-19, Rabu (18/11/2020).

Sekolah yang dikunjungi hari ini, yaitu SMPN 2 Pariaman, Desa Kampung Baru, SDN 08 Pariaman, Desa Apar dan SMPN 8 Pariaman, Desa Tungkal Utara. Sidak ini juga diikuti Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Pariaman.

“Sebelumnya Kota Pariaman sudah dua kali melaksanakan PBM tatap muka, tetapi karena tingginya angka penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Pariaman, akhirnya untuk menjaga keamanan dan penyebaran yang lebih luas, kita kembali menutup sekolah. Kali ini karena status Kota Pariaman telah berada di zona kuning, PBM tatap muka kembali kita buka,” ungkap Mardison.

Pada sidak tersebut, Mardison melakukan scanner suhu tubuh kepada para siswa dan guru yang akan memasuki sekolah, melihat langsung proses belajar mengajar, serta menyapa dan memotivasi para siswa.

Baca Juga:  Perkuat Smart City, Wako Pariaman Genius Umar Gandeng Digital Media Antara

“Dengan sekolah kembali dibuka, kita harapkan tingkat kejenuhan siswa yang selama ini hanya disibukan dengan pembelajaran jarak jauh. Dimana mereka hanya mencatat materi di buku catatan dan menjawab soal di buku latihan. Saat ini bisa langsung bertanya kepada guru bidang studinya langsung, tanpa perlu disibukan dengan gadget dan kuota internet,” tuturnya.

Mantan kletua DPRD Kota Pariaman ini menegaskan Dinas Dikpora telah diperintahkan untuk menyiapkan sarana dan pra sarana pendukung untuk mengikuti protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kepada para siswa saya berpesan agar dapat belajar dengan baik, dan terus menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan pola 3M. Kalau ini sudah menjadi kebiasaan, maka kita dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman. Kita berharap virus ini dapat segera berakhir, sehingga kita dapat beraktifitas kembali seperti sebelumnya,” tutupnya. (*)