Wako Pariaman Ajak Aparatur Desa Bersinergi Antisipasi Covid-19

7
Walikota Pariaman Genius Umar mengawasi langsung penanganan Covid-19 di Kota Pariaman. (Foto: IST)

Tim Dinas Kesehatan Kota Pariaman, bekerjasama dengan BPBD Kota Pariaman, Dinas Pertanian Perikanan, Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman mulai sisiri lokasi-lokasi sekolah dan keramaian yang ada di Kota Pariaman.

Penyisiran tersebut dilakukan guna melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebagai upaya antisipas terhadap pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kota Pariaman.

Seperti terlihat di kawasan TK Kemala Bhayangkari, Stasiun Kereta Api Pariaman, Kantor Samsat, dan beberapa kawasan lain di pusat keramaian dan titik berkumpulnya orang banyak, Kamis (19/3).

Kegiatan ini diawasi langsung Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Wawako Mardison Mahyuddin, serta disaksikan Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora dan jajaran Forkopimda Pariaman.

Wako selama mengawasi penyemprotan ini menyampaikan bahwa penyemprotan dilakukan kesemua tempat-tempat ramai, dan beberapa lokasi kantor pelayanan masyarakat di Kota Pariaman.

Hal ini, imbuh Genius, akan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan personil dan akan diupayakan berlangsung selama virus korona masih menjadi ancaman.

Dan bagi lokasi yang telah kita lakukan penyemprotan, akan dipasang tanda stiker pemberitahuan tata cara pencegahan virus korona ini.

Disamping itu, tak hanya melakukan penyemprotan, Ia akan terus perintahkan jajarannya untuk selalu mengontrol masyarakat dan perkembangan masyarakat secara tanggap dan cepat.

“Jika ada di daerah tempat tinggal kita ada warga baru, atau yang baru pulang dari daerah luar, mohon kesadarannya untuk segera memeriksakan diri dan melaporkan kepada aparatur terkait dalam kategori ini pada pemerintah terendah, desa/kelurahan setempat,” ujar Genius.

Atau, pihak terkait melalui aparatur desa/kelurahan secara tanggap menyampaikan ke Pemerintah Kota Pariaman untuk dilakukan pemeriksaan. Hal itu merupakan sebuah upaya mengantisipasi masuknya virus corona ke Kota Pariaman.

“Semoga dengan bersinerginya seluruh lapisan mulai dari pemerintah terendah di Kota Pariaman yakni desa/kelurahan, tidak ditemukan kasus korona di wilayah Kota Pariaman ini,” pungkasnya. (*)