Pantau Pasar Pabukoan, BBPOM tak Temukan Zat Berbahaya

15
BBPOM Padang melakukan pemantauan di pasar pabukoan di Kota Pariaman. (Diskominfo Pariaman)

Wali Kota Pariaman Genius Umar, bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang melakukan pemantauan Pasar Pabukoan di Pariaman. Pemantauan dilakukan di dua lokasi, yakni pelataran parkir Pasar Pariaman dan pelataran Balai Kuraitaji, kemarin.

Genius Umar bersama Kepala BBPOM Padang, Firdaus Umar bersama Sekko Pariaman Yota Balad dan Kadis Perindagkop dan UKM Gusniyeti Zaunit dan beberapa kepala OPD menyusuri para pedagang yang berjualan tersebut.

Di lokasi pasar tersebut, BBPOM sengaja membawa langsung mobil uji klinik makanan, dimana beberapa sampel makanan langsung dibeli dan di uji di Mobil Klinik tersebut.
Genius Umar mengimbau para pedagang yang berjualan untuk selalu menjaga kebersihan makanan, kebersihan tempat dagangan dan tidak menggunakan zat yang membahayakan konsumen nantinya.

”Dan yang tak kalah penting, para pedagang dan pembeli tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, terkhusus bagi yang menggunakan kertas koran sebagai alas makanan, mohon diganti. Karena koran tersebut tidak higienis dan tintanya dapat membahayakan konsumen yang memakannya,” jelas Genius kepada pedagang dan pembeli.

Baca Juga:  Kapasitas Jamaah Dikurangi, Pemko Pariaman Shalat Ied di Balaikota 

Sementara itu, Kepala BBPOM Sumbar, Firdaus Umar menyebutkan, ada empat bahan kimia berbahaya yang kerap digunakan pada makanan yaitu formalin, boraks, Rhodamin B, dan methanil yellow yang jika dikonsumsi dalam banyak dan atau jangka panjang akan berdampak pada kesehatan tubuh.

“Di Pasar Pabukoan Pariaman aman dari penggunaan bahan berbahaya itu, namun kami menemukan penggunaan kertas koran untuk alas gorengan dan pedagangnya sudah kami bina, ia telah menjadwalkan kegiatan sidak di Pasar Pabukoan akan dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar,” terang Firdaus.

Ia menyampaikan, dari hasil pemeriksaan atau uji labor pihaknya tidak menemukan kandungan zat kimia berbahaya di dalam takjil yang dijual di pasar pabukoan tersebut. (nia)

Previous articleMerasa Aman Tanpa Penonton, IBL Andalkan Useetv dan Live YouTube
Next articleJadi Kurir, Pegawai LP Diamankan