Kecamatan Pariaman Timur jadi Percontohan Kecamatan Statistik

8

Kecamatan Pariaman Timur ditunjuk sebagai percontohan kecamatan statistik untuk program desa/kelurahan dan Kecamatan Statistik Provinsi Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Hendri dalam acara Sosialisasi Pembentukan Nagari/Desa/Kelurahan Statistik Kota Pariaman Tahun 2021 di Aula Pertemuan Kantor Camat Pariaman Timur, Jumat (21/05/2021).

Hendri mengatakan untuk Kota Pariaman semua infrastruktur sudah tersedia, dan beberapa aplikasi yang memakai teknologi juga sudah dieksekusi di Kecamatan Pariaman Timur dan Kota Pariaman. “Dengan demikian Kecamatan Pariaman Timur kita usulkan ke Provinsi sebagai pilot project Kecamatan Statistik,” tuturnya.

“Saya melihat program ini sangat bagus sekali , karena kita telah bertransformasi dari sistem konvensional menjadi data yang berbasis teknologi informasi, artinya Bapak/Ibu kepala desa bisa mengakses semua potensi yang ada di desa melalui sistem tekhnologi digitalisasi. Apabila kita tidak ikut dengan kemajuan teknologi maka kita akan tertinggal dari yang lainnya,” terangnya.

Menurutnya pencanangan Desa Statistik ini sangat penting dalam meletakan fondasi untuk mewujudkan satu data Indonesia, karena tidak mungkin hal tersebut bisa terwujudkan jika wilayah-wilayah administrasi di dalamnya masih belum sadar data. Jadi untuk mewujudkan semua itu dimulai dari yang terkecil dahulu yaitu pembentukan desa statistik.

Baca Juga:  Wako Ajak Komisi III DPRD Pariaman Tinjau Revitalisasi RS Sadikin

Dari desa statistik inilah setiap kegiatan dan aktivitas warga dan masyarakatnya baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya dan aktivitas lainnya akan dicatat sebagai sebuah data dan dikelola menjadi informasi yang sangat berguna dalam berbagai kebijakan.

“Untuk itulah kami menerapkan Desa Statistik di Kecamatan Pariaman Timur ini akan menjadi proyek percontohan kita untuk Kota Pariaman nantinya. Seluruh desa di Pariaman Timur akan kita bimbing menjadi Desa Statistik sehingga nantinya kecamatannya secara otomatis akan menjadi kecamatan statistik. Program Desa / Kelurahan / Kecamatan Statistik ini akan dilaunching oleh Gubernur Sumatera Barat bersama Kepala BPS RI pada tanggal 28 Mei 2021 di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat,” jelasnya. (*/bis)