Disdikpora Bukittinggi Studi Tiru Keunggulan Pendidikan Kota Pariaman

9

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi studi tiru program unggulan Pemko Pariaman bidang pendidikan.

Studi tiru dilakukan ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman ini terkait Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diberikan untuk pelajar SMA/SMK, dan Penerapan Muatan Lokal BSM (Budaya Sastra Minangkabau) di Kota Pariaman, Rabu (21/7/2021).

Rombongan diketuai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Asmara.

Mereka ingin melihat dan bagaimana penerapan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi Siswa SMA/SMK di Kota Pariaman, dan juga penerapan muatan lokal BSM kepada pelajar di Kota Pariaman.

“Dunia pendidikan di Kota Pariaman telah maju dan berkembang pesat. Tak heran jika menjadi salah satu tujuan studi tiru instansi terkait di luar Sumatera Barat. Pemko Pariaman melalui Disdikpora menjadi percontohan bagi daerah lain, karena itu kami di Kota Bukittinggi juga ingin menimba ilmu di sini,” ungkap Asmara.

Dia menilai komitmen Wali Kota Pariaman, Genius Umar sangat tinggi untuk masyarakatnya, khusus di bidang pendidikan. “Sehingga kami menganggap Kota Pariaman saat ini sangat maju dalam bidang pendidikan,” tukasnya.

Asmara menilai Kota Pariaman memang selalu fokus pada dunia pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan visi misi wali kota dan wakil wali kota tentang wajib belajar 12 tahun, dan program lainnya terkait pendidikan.

“Kota Pariaman telah sukses membuat BKK untuk diberikan ke Provinsi Sumbar, yang mana nantinya BKK tersebut, akan dibayarkan kembali ke Kota Pariaman untuk pembiayaan siswa SMA/SMK yang telah menjadi tanggung jawab Provinsi Sumatera Barat. Kemudian, pencetus muatan lokal BSM untuk pelajar di daerahnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Warung Ana Mie Aceh Razali yang Legendaris di Aceh, Hadir di Kota Pariaman

Ia menilai, mata pelajaran muatan lokal yang menjadi kurikulum tambahan yang telah dilakukan Kota Pariaman berdampak baik bagi perkembangan pengetahuan pendidikan anak usia sekolah. Sebagai penyeimbang ilmu pengetahuan dan sejarah perkembangan kedaerahan

Ke depan, Asmara ingin BKK untuk pelajar SMA/SMK di daerahnya, juga dianggarkan untuk Tahun 2022. Muatan Lokal Bahasa Sastra Minangkabau masuk ke kurikulum pendidikan di Kota Bukittinggi sebagaimana telah diterapkan Kota Pariaman.

Kepala Disdikpora Kota Pariaman Kanderi, didampingi Sekretaris Hartati Taher dan Kabid Dikdas Yurnal, menjelaskan, BKK dan kurikulum muatan lokal ini merupakan ide wali kota Pariaman Genius Umar untuk terus mewwujudkan wajib belajar 12 tahun dan mempertahankan khazanah lokal dan kultur Minangkabau.

Kanderi menyampaikan, bahwa pendidikan hal penting yang harus diberikan kepada anak-anak didik. Mulai dari PAUD sampai perguruan tinggi serta telah menjadi tugas daerah dan negara untuk melaksanakannya.

“Banyak program pendidikan yang dicetus Wali Kota Genius Umar. Mulai dari BKK, Kartu Pariaman pintar, dilanjutkan program Sagasaja yang telah berjalan sejak 2019 sampai sekarang. Banyak kerja sama yang telah dilakukan dengan politeknik dan universitas di Indonesia untuk menyukseskan kegiatan ini,” terangnya.

Kanderi juga menyambut baik kunjungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi ini, karena bisa saling sharing informasi, sekaligus meningkatkan kerja sama Disdikpora Kota Pariaman dengan daerah lainnya di Sumatera Barat.(idr)