Gelar Tikar di Jalan Demi Taat Prokes

5
PROKES KETAT: Jamaah Shalat Idul Adha di Masjid Alfurqan Desa Rawang Kecamatan Pariaman Tengah diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk ke masjid. Demi menjaga jarak panitia menggelar tikar di jalan untuk menampung jamaah.(ZIKRINIATI/PADEK)

Meski pelaksanaan shalat Idul Adha tidak dibolehkan di halaman Balaikota Pariaman karena dalam status PPKM, namun setiap masjid di Kota Pariaman tetap menggelar Shalat Idul Adha dengan mentaati prokes.

Pantauan Padang Ekspres setiap masjid di Kota Pariaman menggelar shalat Idul Adha dengan mengikuti protokol kesehatan. Seperti di Masjid Alfurqan Desa Rawang Kecamatan Pariaman Tengah setiap jamaah yang datang ke masjid diperiksa suhu tubuhnya menggunakan termogun.

Pengurus juga mewajibkan setiap jamaah menggunakan masker. Bagi jamaah yang tidak membawa masker, pengurus juga memberikan masker secara gratis. Demi menjaga jarak pada pelaksanaan Shalat Idul Adha, pengurus menggelar tikar sampai ke badan jalan.

Sehingga jamaah melaksanakan shalat tanpa ada rasa waswas. Kondisi serupa juga ditemui di Masjid Adam Sorin di Kelurahan Jalan Baru Pariaman. Jamaah dengan tertib mentaati protokol kesehatan demi saling manjaga antara satu sama lainnya.


Sementara Wali Kota Pariaman dan keluarga melaksanakan Shalat Idul Adha di mushala rumah dinas Wali Kota Pariaman di Kelurahan Kampung Jawa II Pariaman. Bertindak sebagai imam dan khatib, Kabag Kesra Setdako Pariaman Syamsuardi.

Genius Umar menyebut memperbolehkan masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Adha di masjid atau mushala. Pemerintah Kota Pariaman tidak menyelenggarakan Shalat Idul Adha, terkait status Asessmen Level 4 dan penerapan PPKM di daerahnya.

“Untuk penyelenggaraan takbiran sampai Shalat Ied, Pemko tidak menyelenggarakannya, tetapi masyarakat tetap diperbolehkan melaksanakan Shalat Idul Adha di masjid dan mushala tentunya dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” ujarnya.

Kebijakan penyelenggaran Shalat Ied di masa PPKM ini, untuk melindungi masyarakat Kota Pariaman dari penyebaran Covid-19, dan juga sesuai dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 17 Tahun 2021, tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran dan Sholat Idul Adha.

Khusus untuk Peribadatan di tempat Ibadah, Genius Umar mengacu kepada keputusan dan fatwa yang telah dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar yang mengeluarkan Maklumat, Taujihat dan Tausiyah Nomor: 003/MUI-SB/VII/2021.

Baca Juga:  Pelantikan ASN Digelar di Lapangan Terbuka

Genius mengajak warga Kota Pariaman berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir.
Dengan harapan dapat menjalani kehidupan dengan baik, tanpa khawatir dengan penyebaran virus yang telah banyak merenggut korban jiwa sehingga perekonomian dan pariwisata kita dapat segera membaik.

Tinjau Pelaksanaan Kurban

Usai shalat Idul Adha Wako Pariaman, Genius Umar didampingi istri Lucyanel Genius memantau pelaksanaan kurban di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pariaman di Kelurahan Taratak Pariaman. Terlihat hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadis Dikpora) Kota Pariaman Kanderi.

Di Dinas Dikpora Kota Pariaman, ada tiga ekor sapi dipotong dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Genius menyebut, di masa Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini, momentum Idul Adha menjadi ajang penguatan kebersamaan bersama masyarakat.

Masyarakat yang mampu, membantu yang tidak mampu, sehingga akan terjalin keharmonisan dan keseimbangan di tengah masyarakat. Genius Umar juga berharap hewan kurban yang dipotong tahun berikutnya meningkat. Bisa dilakukan oleh tiap sekolah yang ada, sehingga dapat dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari empati ASN (Aparatur Sipil Negara) Dinas Dikpora Kota Pariaman kepada masyarakat.

“Semoga nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan yang telah ditunjukkan  oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, akan dapat kita wujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menyebut, pada Idul Adha tahun ini ada 800 hewan kurban yang penyembelihannya berlangsung di masjid di desa dan kelurahan Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman ini juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah 2021 Masehi, kepada seluruh masyarakat Indonesia umumnya, dan Kota Pariaman khususnya. (nia)