30 Korban KDRT Terima Bantuan

23
Korban KDRT menerima bantuan dari Pemko Pariaman. (Diskominfo Pariaman)

Pemko Pariaman terus berupaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Termasuk memberikan perhatian khusus kepada perempuan dan anak yang yang menjadi korban kekerasan.

”Upaya pencegahan terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah dilakukan dengan roadshow ke desa dan kelurahan di Kota Pariaman,” ujar Ketua Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Pariaman Lucyanel Arlim, kemarin.

Bahkan dalam roadshow pihaknya juga menggandeng kerja sama jajaran kepolisian dan TNI selalu mengupayakan agar tidak ada lagi korban KDRT selanjutnya. Kepedulian Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariaman juga menyalurkan bantuan spesifik terhadap korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

”Alhamdulillah, seluruh korban kekerasan terhadap wanita dan anak-anak mendapat bantuan. Ini salah satu bentuk pedulinya pemerintah terhadap mereka yang telah menjadi korban kekerasan, “ ungkap Lucy Genius usai memberikan bantuan di Balairung Pendopo Wali Kota Pariaman.

Lucyanel menyebut meski KDRT di Kota Pariaman masih terjadi meskipun tidak banyak, tapi tetap harus segera diatasi. Karena itu, pemerintah membutuhkan kerja sama baik dari seluruh masyarakat. Termasuk dalam mengatasi dampak wabah Covid-19, terutama yang menimpa perempuan dan anak.

Baca Juga:  Olah Sampah jadi Ekoenzim dan Pupuk Kompos

Ia berharap dengan adanya bantuan ini, semua korban KDRT akan merasa lebih baik dan tidak meninggalkan trauma dikehidupannya mendatang. ”Bantuan yang diberikan memang tidak terlalu besar, setidaknya sudah membantu meringankan beban dan menjaga imutnitas tubuh agar tidak menurun,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) DP3AKB Kota Pariaman Darmi mengatakan bantuan tersebut merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diberikan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumbar. Sebanyak 30 orang korban KDRT baik anak-anak ataupun ibu rumah tangga menerima bantuan.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan perempuan, susu, roti dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.  Karena dimasa pandemi covid-19, harus betul – betul menjaga kondisi tubuh agar tetap prima dan terhindar dari virus covid-19. (nia)