Punya Potensi Besar, Promosi Pariwisata di Pariaman Harus Gencar

Kota Pariaman kedatangan Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hari Sentosa Sungkari, Kamis (22/10/2020). Tujuannya untuk melihat langsung dari dekat kondisi pariwisata di Kota Pariaman.

Sekaligus mencek pembangunan infrastruktur pariwisata yang saat ini dikerjakan Pemko Pariaman yang berasal dari dana pusat. Infrastruktur itu adalah pembuatan panggung kesenian di area Pantai Kata.

“Rencananya untuk tahun 2021, Kota Pariaman juga akan kembali mendapat bantuan untuk pengembangan desa terpadu wisata di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara,” jelas Plt Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat menerima kunjungan Hari Sentosa Sungkari.

Mardison menjelaskan, rencana pengembangan desa terpadu wisata tersebut akan dilakukan dengan menambahkan beberapa fasilitas lain seperti pembangunan wisata perahu kano, pembangunan cottage sampai panggung kesenian. “Semoga saja permohonan yang kita buat dapat disetujui dan wisata di Kota Pariaman semakin berkembang,” harapnya.

Ia menjelaskan, Desa Apar merupakan salah satu desa yang akan menjadi desa wisata terpadu di Kota Pariaman. Mulai dari wisata pantai, keindahan area persawahan sampai sekolah beruk menjadi perhatian pemerintah. Selain itu katanya, di Desa Apar juga akan dijadikan pusat kuliner dan oleh-oleh agar wisatawan yang berkunjung bisa sekaligus menikmati kuliner asli Pariaman.

Baca Juga:  Kota Pariaman Ditetapkan sebagai Badan Publik Informatif

“Semoga saja pengembangan ini bisa berlanjut ke desa-desa lainnya di Kota Pariaman sesuai potensi masing-masing desa,” tuturnya.

Sementara itu Hari Sentosa Sungkari usai meninjau tempat wisata di Pariaman, mengatakan bahwa pariwisata Kota Pariaman layak dan pantas berkembang apalagi kota ini masih mempertahankan kearifan lokal dan adat istiadat yang kental.

“Kota Pariaman sangat indah. Banyak hal yang dapat dijual dari wisata di Kota Pariaman. Pada prinsipnya wisata yang dibutuhkan pengunjung pada masa pandemi Covid-19 adalah wisata dengan alam terbuka, seperti pantai dan keindahan alam. Kota Pariaman punya semua itu. Tugas pemerintah saat ini hanyalah butuh sedikit pemolesan dalam promosi wisata,” ungkapnya.

Ia berharap dengan tekad yang kuat untuk memajukan pariwisata demi meningkatkan perekonomian masyarakat, pariwisata di Kota Pariaman bisa lebih cepat berkembang. “Yang penting apapun yang bisa dipromosikan, lakukan dan libatkan adek-adek komunitas untuk melakukan promosi dengan cara mereka sendiri namun tetap dibawah bimbingan Pemerintah Kota Pariaman,” ulasnya. (*)