Sesuai SOP, Pencarian Nelayan Hilang Dihentikan

21
Kadis Kominfo Kota Pariaman Hendri

Pencarian terhadap nelayan Kota Pariaman yang hilang terpaksa dihentikan. Hal ini sesuai standar operasional prosedur (SOP) batas pencarian hingga tujuh hari pasca dinyatakan hilang.

“Pencarian sudah sangat maksimal. Pemko Pariaman sudah menerjunkan seluruh unsur dalam pencarian. Namun memang hingga hari ketujuh belum membuahkan hasil. Sesuai prosedur pencarian terpaksa dihentikan karena sudah tujuh hari setelah hilang,” ujar Kadis Kominfo Kota Pariaman Hendri kepada Padang Ekspres kemarin (23/9).

Dalam upaya pencarian Pemko Pariaman bekerja sama dengan Basarnas, Tagana, BPBD Kota Pariaman dan tim penyelam selama tujuh hari. Pencarian juga sudah dilakukan dengan menelusuri wilayah laut bahkan hingga ke Pulau Bando dan wilayah laut hingga ke Sungailimau Kabupaten Padangpariaman. Namun hingga Minggu (20/9) nelayan hilang tersebut belum ditemukan.

Hendri menyebut kendala utama adalah cuaca yang cenderung hujan badai. Meski tim penyelam sudah turun ke bawah laut beberapa kali, namun belum juga ada tanda-tanda keberadaan korban. Apalagi jarak pandang di bawah laut hanya berkisar 1 hingga 2 meter. Sehingga memang tim penyelam sangat kesulitan dalam melakukan pencarian. ” Pencarian juga sudah dibantu oleh rekan-rekan nelayan Kota Pariaman namun memang belum membuahkan hasil,” ujarnya.

Baca Juga:  Seminggu, 340 Orang Melanggar Perda AKB di Pariaman

Hendri berharap keluarga ikhlas dengan peristiwa ini, sebab memang sudah tidak bisa diupayakan lagi pencariannya. “Kita sudah berusaha secara maksimal,”ujarnya.
Sebelumnya nelayan bernama Riko, 24, tersebut jatuh ke laut saat hendak memancing ikan bersama adiknya, Ridwan,19, di sebelah Utara Pulau Tangah Pariaman.

Riko yang mendadak pusing saat berada di atas kapal tiba-tiba oleng dan jatuh ke laut. Ridwan yang menyadari kakaknya jatuh berupaya menolong dengan menjulurkan tangannya kepada Riko.

Namun karena arus yang cukup kuat disertai hujan badai dan angin Riko terlepas dari pegangan Ridwan. Sehingga Ridwan pun merapat ke tepi pantai dan meminta bantuan. Peristiwa ini terjadi Senin (14/9) kemarin. (nia)