Pendidikan Bisa Berantas Kemiskinan, Fokus Pemko Pariaman

5
Wako Pariaman Genius Umar.(IST)

Pemerintah Kota Pariaman sangat fokus di bidang pendidikan, karena pendidikan adalah aspek yang sangat penting dalam memajukan suatu daerah. Kunci kesuksesan itu adalah bekerja keras dan belajar keras.

Berbagai program pendidikan seperti sekolah gratis SD, SMP, SMA (wajib belajar 12 tahun) hingga kuliah di perguruan tinggi (program Saga Saja) telah berhasil menjadi solusi atas ketidakmampuan masyarakat akan biaya pendidikan. Harapannya ingin memutus mata rantai lingkaran setan kemiskinan di Kota Pariaman.

“Kita ingin wujudkan mimpi masyarakat miskin untuk kuliah di perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia, dan tidak ada istilah miskin tidak bisa kuliah,” sebut Wako Pariaman Genius Umar saat menutup secara resmi Gebyar Nuzul Quran 1443 H SD se-Kecamatan Pariaman Selatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman di Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Sabtu (23/4).

Genius menambahkan, dalam sebuah hadits riwayat muslim mengatakan, ada tiga amalan yang tidak akan terputus dengan manusia saat ia telah meninggal dunia salah satunya ilmu yang bermanfaat.

“Terima kasih kepada bapak ibu guru, teruslah semangat mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada anak-anak kita. Semoga anak-anak kita kelak menjadi manusia yang berakhlak baik serta menjadi pemimpin dimasa depan,” katanya.

“Kita harus belajar semaksimal mungkin dan bekerja keras, karena itulah yang bisa membawa kita kepada kesuksesan. Apakah itu sukses terhadap keluarga, daerah dan bangsa,” ujarnya dihadapan para siswa dan wali murid yang hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga:  Fraksi DPRD Pariaman Sampaikan Pandangan Umum terhadap Nota APBD 2021

Genius menyebutkan, Pemerintah Kota Pariaman sangat fokus di bidang pendidikan, karena pendidikan adalah aspek yang sangat penting dalam memajukan suatu daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman, Kanderi mengatakan, acara pesantren Ramadhan bagi siswa SD se-Kecamatan Pariaman Selatan ini sebelumnya telah dibuka oleh Wako di SDN 01 Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan, Senin (18/4).

Ini merupakan rangkaian dari kegiatan pesantren Ramadhan yang digelar dari tanggal 11-25 April 2022 di masing-masing sekolah di empat kecamatan se-Kota Pariaman. Kanderi menjelaskan konsep merdeka belajar telah memberikan kebebasan kepada masing-masing sekolah di kecamatan untuk membuat model dan pola pendidikan.

“Puncak semangat ini tentu tidak terlepas dari motivasi, dorongan dan support dari Bapak Wali Kota Pariaman, sebagaimana halnya bapak bersemangat membangun Kota Pariaman ini,” sebut Kanderi.

Ia menyebutkan, Pemko Pariaman sangat peduli terhadap pendidikan, salah satunya pendidikan gratis bagi seluruh anak-anak Kota Pariaman sampai keperguruan tinggi. Kemudian, pemerintah sangat peduli terhadap guru dan tenaga pendidik dengan memberikan insentif.

Kanderi berharap semoga pendidikan karakter yang dibangun dan semangat berbagi ini terus dikobarkan, semoga kelak menjadi amal ibadah bagi kita semuanya amiin.

“Rangkaian kegiatan pesantren Ramadhan se-Kota Pariaman ini akan ditutup puncaknya pada Senin (25/4) sekaligus penyerahan bantuan bagi anak-anak yang berhak menerima di masing-masing sekolah untuk tingkat SD dan SMP,” tutup Kanderi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah pemenang Lomba Gebyar Nuzul Qur’an 1443 H oleh Wali Kota Pariaman. (nia)