Pemerintah Pusat Bantu Program Kotaku Kota Pariaman Rp 10 M

10
Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman, M. Syukri ketika memberikan keterangan terkait program Kotaku, Kamis (25/6/2020). (IST)

Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Kota Pariaman mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 miliar dari pemerintah pusat tahun 2020 ini. Saat ini telah memasuki tahapan tender di Balai Prasarana Permukiman, Ditjen Cipta Karya (CK), Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumaham Rakyat) Wilayah Sumatera Barat.

“Saat ini program Kotaku yang berada di kawasan sepadan sungai yang melintasi 3 kelurahan yaitu Kampung Perak, Lohong dan Pondok Duo sudah memasuki tahap tender di Balai Prasarana Permukiman Dirjen CK, Kementerian PUPR Wilayah Sumbar,” ungkap Kepala Dinas Perkim LH (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup) Kota Pariaman, M. Syukri Kamis (25/6/2020).

Dia menjelaskan, program Kotaku merupakan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat untuk mendukung program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

“Kotaku merupakan salah satu program Padat Karya Tunai (PKT) yang dilaksanakan pemerintah pusat bersinergi dengan pemerintah daerah serta kelompok masyarakat untuk melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan,” tuturnya.

Disebutkan, Dinas Perkim LH Kota Pariaman saat ini telah selesai melaksanakan sosialisasi dan mendata rumah warga yang terdampak dari pembangunan kawasan sepadan sungai ini di 3 kelurahan yang akan menjadi tempat dilaksanakan program Kotaku ini.

“Saat ini kita sudah mendapat data luas tanah dan bangunan rumah warga yang akan kita bebaskan, dimana yang mempunyai sertifikat tanah akan kita ganti baik tanah dan bangunannya, sedangkan yang tidak mempunyai sertifikat, ganti rugi bangunan rumah tetap kita ganti, sedangkan ganti rugi tanah, akan kita bicarakan lebih lanjut,” terangnya.

“Nantinya pembangunan program Kotaku ini akan mengikuti konsep tata ruang kota yang sudah ada saat ini, dimana kita akan meneruskan pembangunan kawasan sepadan sungai dengan membangun jalan dan taman, sehingga program ini sejalan dengan misi walikota pariaman, pengembangan Water Front City,” sambungnya.

Katanya, program Kotaku bertujuan untuk peningkatan kualitas, pengelolaan serta pencegahan timbulnya permukiman kumuh baru, dengan kegiatan-kegiatan pada entitas desa/kelurahan, serta kawasan dan Kabupaten/Kota. “Tujuan umum program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan, untuk mendukung perwujudan permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan,” ulasnya. (*)