Warga Batangkabung Minta Pembangunan Irigasi

18
Musrenbang Desa Batangkabung. (Diskominfo Pariaman)

Warga Desa Batangkabung, Pariaman berharap irigasi dibangun di lahan kosong seluas 10 hektare. Lahan ini tidak bisa digunakan karena ketiadaan irigasi namun terdapat sumber mata air.

Hal ini menjadi usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat dalam Musrenbang Desa Batangkabung. Pengusulan irigasi tersebut karena pembangunan irigasi tidak cukup jika mengandalkan Dana Desa.

Sehingga pada saat pengusulan musrenbang warga berharap bisa nantinya masuk pada anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2022. Atau kebutuhan ini bisa diusulkan ke tingkat Provinsi Sumbar. Selain irigasi, warga juga mengusulkan penambahan infrastruktur di Dusun Kapalobanda karena dusun tersebut saat ini dipersiapkan sebagai desa wisata. Di dusun tersebut terdapat rajang untuk saluran air yang sudah dibangun sejak zaman Belanda.

”Warga berharap adanya pembangunan irigasi baru di Desa Batangkabung karena ada 10 hektare lahan kosong yang tidak bisa digunakan karena ketiadaan irigasi,”ujar Kadis Kominfo Kota Pariaman Hendri kepada Padang Ekspres, kemarin.

Warga, sebut Hendri juga berharap adanya bantuan bibit jambu biji mutiara untuk ditanam di pekarangan warga. Hal ini sekaligus untuk mewujudkan Batangkabuang sebagai agrowisata.

Baca Juga:  Genius Umar Lepas 6 Orang Peserta Pelatihan ke BBPLK Semarang

Kepala Desa Batang Kabung, Zamrika Saputra melaporkan musrenbang adalah kegiatan rutinitas tapi mempunyai peran sangat vital untuk kelanjutan pembangunan. Sebelum pelaksanaan musrenbang tingkat desa telah didahului rembug dusun.

Camat Pariaman Timur, Arif Gunawan mengatakan, musrenbang merupakan wadah bagi masyarakat menyampaikan aspirasi masyarakat desa mulai dari tingkat desa, kecamatan, kota dan sampai nasional. Dalam program pembangunan, Arif menekankan untuk usulan pembangunan yang memerlukan lahan maka harus diselesaikan dulu pembebasan lahannya. Ia juga menyampaikan, usulan musrenbang harus disinkronisasikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). (nia)