Genius Umar Buka Sosialisasi Pengelolaan Dana BOS

1

Untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan dana Belanja Operasional Sekolah (BOS), Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, menggelar kegiatan “Sosialisasi Tertib Penatausahaan Keuangan Dana BOS dan Kurikulum Merdeka” bagi satuan Pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (27/4).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Pariaman Genius Umar. Dalam sambutannya Genius menyampaikan kegiatan seperti ini sangat penting dilaksanakan agar pengelolaan dana BOS jelas dan tepat penggunaannya.

“Pengelolaan dan penggunaan dana BOS sudah diatur oleh pemerintah, oleh sebab itu kegiatan ini menjadi wadah bagi kita semua untuk menyatukan persepsi mengenai tekhnis penggunaannya. Yang terpenting adalah bagaimana BOS ini terencana dengan baik sehingga bisa meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan, serta dapat meningkatkan mutu pendidikan pada sekolah”, ungkap Genius Umar.

Genius Umar menjelaskan, bahwa dana BOS ini merupakan upaya dari Pemerintah Pusat dalam rangka untuk meningkatkan mutu pembelajaran, dan pemerataan akses layanan pendidikan pada satuan pendidikan.

Baca Juga:  Pemko Pariaman Gelar Wokshop Penguatan Implementasi SAKIP dan Birokrasi

“Tanggung jawab pengelolaan dana BOS ini adalah tanggung jawab kita bersama, oleh karena itu peran dari kepala sekolah dan guru sangat dibutuhkan sekali untuk bisa memanage dana ini. Kepala sekolah dan bendahara harus bisa melihat apa yang menjadi kebutuhan sekolah dan bisa mempertanggung jawabkannya secara keseluruhan, berdasarkan pertimbangan yang logis sesuai peraturan perundang- undangan dan transparan, yaitu pengelolaan dana dikelola secara terbuka”, tegas Genius Umar.

Sosialisasi tersebut dihadiri juga Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad, Kadisdikpora Kota Pariaman, Kanderi. Juga hadir Kepala Kejaksaan Negeri  Pariaman, Asman Tanjung, dan Perwakilan dari Polres Kota Pariaman  yang keduanya sekaligus bertindak sebagai Narasumber tentang pengelolaan dana BOS. (*)