Wako Pariaman Genius Umar Ikuti APEKSI 2022 di Bandar Lampung

10

HUT ke-22 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung diikuti 58 Wali Kota se-Indonesia.

APEKSI sendiri dimulai pada 27 Mei 2022 sampai dengan 29 Mei 2022, yang dibuka Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo yang dipusatkan di Hotel Novotel Lampung dan Gedung Graha Wangsa di Bandar Lampung.

Wali Kota Pariaman Genius Umar hadir saat pembukaan APEKSI bersama Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Arlym Genius dan Asisten I Yaminurizal.

Genius, sesaat ketika tiba di lokasi pelaksanaan APEKSI di Kota Bandar Lampung itu, langsung bersilaturrahmi dengan para kepala daerah yang hadir, tak terkecuali Wali Kota Medan Bobby Nasution yang merupakan menantu Presiden RI, Joko Widodo.

Wako Pariaman mengapresiasi pelaksanaan APEKSI di Kota Bandar Lampung, karena akan menjadi potensi utama dalam promosi daerah, dan peningkatan ekonomi masyarakat di daerah itu sendiri.

“ Dua tahun lalu, Kota Pariaman juga pernah menjadi tuan rumah Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Apeksi pada Bulan Maret 2020 lalu, dan terbukti hal ini memberikan dampak pertumbuhan dan perkembangan pembangunan yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat,” ujar Genius.

Baca Juga:  Bimtek Implementasi Perizinan dan Pengawasan Berusaha Berbasis Risiko

Ia juga berniat, dalam rangkaian kegiatan lain, Kota Pariaman siap kembali menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan HUT APEKSI ini untuk dalam waktu mendatang, ataupun kegiatan-kegiatan resmi lainnya yang berskala nasional dan internasional.

“Kita juga meninjau beberapa stand promosi daerah yang membuka pamerannya di lokasi APEKSI ini, sebagai upaya mempromosikan kearifan lokal daerah yang ada di Indonesia,” sambung Genius.

Sementara itu, Tjahjo Kumolo menghadiri sekaligus membuka Expo APEKSI 2022 di Graha Wangsa Kota Bandar Lampung, Jumat (27/5). Dalam arahannya, Menteri Tjahjo mengatakan peran APEKSI yang di dalamnya terkait dengan pemerintahan, birokrasi, Aparatur Sipil Negara dan juga masyarakat, sangat penting dalam upaya membangkitkan ekonomi dengan membangun kolaborasi terukur dan konsolidatif dengan berbagai pihak, sehingga percepatan pemulihan ekonomi lebih terarah dan lebih cepat tercapai.(*)