Pengunjung Objek Wisata masih Abai Prokes

24
Pengunjung objek wisata menjalani sanksi karena tidak patuh dan melanggar protokol kesehatan. (IST)

Penegakan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat Libur Natal dan Tahun Baru (nataru) terus dimasifkan, terutama di lokasi objek wisata. Tim gabungan pun tetap merazia para pengunjung yang mengindahkan Perda AKB tersebut.

Seperti di Kota Pariaman, tiga wisatawan dan warga melanggar protokol kesehatan menjalani sanksi sosial. Mereka tidak menggunakan masker, meski pun sudah diingatkan.

“Tiga pelanggar protokol kesehatan ini kami temukan di objek wisata. Sebelumnya saat mereka datang sudah diingatkan. Namun tidak diindahkan sehingga kita terapkan sanksi sosial berupa menyapu di sekitar kawasan wisata,” kata Kasatpol PP Pariaman Elfis Candra kepada Padang Ekspres kemarin.

Elfis mengatakan Pemko Pariaman menyambut antusias peningkatan kunjungan wisatawan namun tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini Kota Pariaman telah memasuki zona kuning.

Tidak hanya perorangan, tim juga memberikan sanksi bagi pelaku usaha dan penanggung jawab kegiatan seperti kegiatan musik pada malam hari. Hingga saat ini sebanyak 1.382 pelanggar yang sudah ditindak mulai dari awal berlakunya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) awal Oktober 2020 hingga 26 Desember 2020.

Baca Juga:  Festival Pantai Hasilkan PAD Rp 319 Juta

Rinciannya personal sebanyak 1.375 orang. Pelanggaran penyelenggara kegiatan pesta pernikahan sebanyak 5 orang dan pelanggaran pelaku usaha sebanyak 2 orang. “Sanksi yang sudah diterapkan adalah sanksi kerja sosial sebanyak 1.336 orang. Kemudian sanksi denda administrasi Rp 100 ribu sebanyak 46 orang dan sanksi penghentian kegiatan sebanyak 5 kegiatan.  Terakhir sanksi teguran tertulis terhadap pelaku usaha sebanyak 2 orang,” ungkapnya. (nia)