Presiden Minta Kada Terus Pantau Perkembangan Kasus Covid-19

18
Wali Kota Pariaman Genius Umar (kiri) bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai mengikuti rakornas kepala daerah bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Rabu (28/4). (Diskominfo Pariaman)

Untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 di Indonesia, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menggelar rakornas kepala daerah di Kantor Kemendagri RI Jakarta. Rakornas tersebut didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan diikuti 10 gubernur, 15 bupati dan 10 wali kota dari seluruh Indonesia.

Nah, Wali Kota Pariaman Genius Umar merupakan satu-satunya kepala daerah di Sumbar yang mengikuti rakornas yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Rabu (28/4), tersebut.

Presiden Jokowi, sebut Genius, menekankan kepada kepala daerah bahwa pentingnya kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Covid-19 pasca lonjakan Covid-19 di India.

”Presiden Jokowi menegaskan kepala daerah (kada) untuk terus memantau perkembangan kasus setiap harinya. Kepala daerah diminta segera bertindak jika terjadi penambahan kasus. Apalagi saat libur panjang nanti,” ujarnya.

Penerapan disiplin ketat protokol kesehatan sangat penting sebagai langkah pencegahan. Sementara untuk vaksinasi, presiden berharap kepala daerah di kabupaten dan kota untuk melaksanakan vaksinasi sesuai dengan target yang telah ditentukan yakni pada Juli 2021 nanti sekitar 70 juta orang sudah di vaksin.

Baca Juga:  Baznas Pariaman Distribusikan Rp 88,4 Juta Zakat Fitrah 

Meminimalisir dampak pandemi, sambungnya, Jokowi mendesak kepala daerah segera membelanjakan APBD, termasuk percepatan pencairan bansos dan BLT. Ini agar roda ekonomi bergerak. Termasuk mempermudah proses perizinan untuk mendukung investasi di setiap daerah.

Menanggapi hasil rakornas tersebut, Genius Umar langsung berkoordinasi dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait penanganan Covid-19. Saat ini sebutnya, Pemko Pariaman telah mengaktifkan kembali posko satgas penanganan Covid-19.

Tim satgas sudah bergerak kembali mengimbau masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

”Tim satgas Covid-19 Kota Pariaman juga akan menindak masyarakat yang melanggar prokes,” ujarnya. Sedangkan terkait bansos dan BLT, Pemko Pariaman sudah menyalurkan tiap bulan kepada penerima BLT melalui bank atau kantor pos yang telah ditentukan. (*/bis)

Previous articleGiliran Raize dan Rocky jadi Andalan
Next articlePerekaman e-KTP, Disdukcapil Pariaman Datangi Rumah Warga