Tuntas Salurkan BLT Dana Desa, Mendes Apresiasi Wako Pariaman

176
Wali Kota Pariaman Genius Umar. (Foto: Diskominfo)

Wali Kota Pariaman Genius Umar mendapatkan ucapan terima kasih dan penghargaan dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Apresiasi itu disampaikan Kota Pariaman menjadi salah satu daerah yang telah selesai menyalurkan 100 persen bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama, yang berasal dari alokasi Dana Desa.

Surat ucapan terimakasih dan apresiasi dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar bernomor 1781/PRI.00/V/2020 itu, ditujukan kepada Wali Kota Pariaman Genius Umar pada 13 Mei 2020 lalu.

Kota Pariaman menjadi daerah pertama di Sumbar yang menyalurkan BLT bagi masyarakat terdampak Covid-19 bersumber dari Dana Desa.

“Untuk BLT yang bersumber dari Dana Desa, pihak Pemerintah Kota Pariaman bekerja sama dengan BUMN, yaitu Bank BNI dalam menyalurkan dan mendistribusikan bantuan. Setiap KPM menerima Rp 600 ribu selama 3 sejak April sampai Juni 2020,” ujar Genius Umar, Jumat (29/5/2020).

BLT Dana Desa ini merujuk Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2020, sesuai Pasal 8A, di mana setiap desa harus menganggarkan BLT Dana Desa kepada KPM (Kelompok Penerima Manfaat).

“Cepatnya penyaluran BLT yang bersumber dari Dana Desa ini tidak terlepas dari peran kepala desa, kepala OPD terkait yang sejak awal konsen dengan kebijakan ini. Beberapa bulan sebelumnya sudah mendata dan memverifikasi KPM di desa se-Kota Pariaman,” jelasnya.

Menurutnya, tercatat 4.600 KK atau KPM yang tersebar di 51 desa di Kota Pariaman, pada sebelum Lebaran lalu sudah bisa mengambil bantuan di ATM BNI atau ATM non-BNI serta agen BNI di desa-desa.

Pada 14-18 Mei lalu, sudah dibagikan buku tabungan dan ATM kepada kepala desa untuk disalurkan kepada KPM warga desanya masing-masing.

Sementara itu, Kemendes PDTT seperti dikutip jawapos.com menyampaikan bahwa BLT Dana Desa hingga Selasa (26/5/2020) telah tersalur ke 47.030 desa.

Angka tersebut mencakup 84 persen dari 63.029 desa yang telah menerima transfer dana desa ke rekening kas desa (RKD).

“Progres BLT Dana Desa yg diterima kepada warga di desa itu ada 47.030 desa, desa yang sudah menyalurkan BLT itu ada 47.030 desa dan yang sudah masuk ke rekening itu 63.029 atau 84 persen dari 74.953 desa,” ungkap Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat telekonferensi pers, Rabu (27/5/2020).

Saat ini, dari 74.953 desa tersebut, terdapat 63.834 desa yang telah melalui musyawarah desa khusus (Musdesus), yakni desa yang telah dilakukan verifikasi, validasi dan penetapan penerima BLT dana desa.

“Meski lebaran, kemarin itu jalan terus penyalurannya sehingga ketika kita lihat Musdesus dan penyaluran itu jedanya dikit. Ini suatu hal yg membahagiakan dari komitmen kepala desa yang sudah di data dan berhak mendapatkan dana BLT yang bersumber dari dana desa,” tambah dia.(esg/jpc)