Pemko Benahi Objek Wisata Talao Pauh

21
Rapat koordinasi pengembangan wisata Talao Pauh. (Diskominfo Pariaman)

Pemko Pariaman terus memaksimalkan pengelolaan objek wisata Talao Pariaman. Talao merupakan destinasi wisata baru di Kota Pariaman. Wisata Talao Pauh merupakan salah satu destinasi di Kota Pariaman yang baru berkembang.

Dibantu Kementerian PUPR dengan anggaran APBN membangun Talao Pauh. Talao Pauh yang berupa danau kecil dikembangkan dengan konsep kota tepi air (Water Front City) untuk mendukung pariwisata di Kota Pariaman.

”Untuk saat ini keindahan disekitar obyek wisata sudah memuaskan pengunjung. Saat ini memaksimalkan pengelolaan wisatanya,” ujar Asisten I Setdako Pariaman Yaminu Rizal, kemarin.

Pengelolaan ini mulai dari segi pedagang, area parkir hingga bagaimana PAD Kota Pariaman bisa meningkat dengan adanya obyek wisata ini. Ia berharap rakor ini bisa dituntaskan sehingga mendapat titik temu akan wisata Talao Pauh Pariaman untuk ke depannya. ”Untuk semua Kepala OPD yang terlibat pada rapat ini diharapkan kesepakannya agar Talao Pauh bisa terkelola dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Dwi Marhen Yono menyampaikan tentunya agar destinasi ini terkelola dengan baik dan tidak ada pihak yang dirugikan. Jangan sampai keindahan Talao Pauh tertutupi karena banyaknya pedagang yang berjualan.

Baca Juga:  Punya Potensi Besar, Promosi Pariwisata di Pariaman Harus Gencar

”Kami juga membahas masalah tiket masuk, karena dengan adanya tiket masuk maka akan diketahui berapa banyak pengunjung yang datang selama sehari bahkan seminggu. Dengan adanya tiket masuk akan menambah PAD Kota Pariaman,” ungkapnya.

Pembahasan ketiga pada rakor ini adalah tentang parkir kendaraan.  Sampai saat ini penanggung jawab parkir masih bersifat dualisme, apakah akan dikelola oleh pihak desa atau Pemko Pariaman.  Selanjutnya juga dibahas masalah daftar menu yang tidak dilampirkan pada setiap pedagang sehingga menyulitkan pembeli untuk berbelanja karena tidak tahu harganya.

Tentu semua berharap setiap pedagang bisa menempelkan daftar menu dan harga sehingga para pengunjung bisa mengukur keuangan saat akan memasuki kios – kios yang ada. Akan ada kesepakatan, regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk penataan Talaok Pauh secara khusus dan secara umum destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman. (nia)