Pariaman mulai Cairkan Bantuan, Bila Belum Terdata Lapor ke Kantor Desa

Wali Kota Pariaman Genius Umar menyerahkan buku tabungan kepada warga penerima bantuan sosial. (Foto: Diskominfo)

Setelah menetapkan daftar nama penerima dan menjalin kerja sama dengan perbankan, Pemko Pariaman mulai membagikan bantuan jaring pengaman sosial kepada warga.

Bantuan yang telah dicairkan itu, secara simbolis diserahkan langsung Wali Kota Pariaman Genius Umar disaksikan Kepala DPMD Provinsi Sumbar Syafrizal, kepada salah seorang warga Desa Balai kurai Taji, Kamis (30/4/2020).

Usai menyerahkan buku rekening, Genius memasangkan stiker ke rumah warga yang mendapat bantuan sosial tersebut.

Wali Kota Pariaman Genius Umar berterima kasih atas kerja sama segala pihak, menyukseskan pendataan warga sehingga Pemko Pariaman bisa mencairkan bantuan sosial untuk tahap pertama.

Dijelaskannya, Pemko Pariaman telah mencairkan bantuan sosial tahap awal, dan dilanjutkan dengan menempelkan data penerima bantuan sosial di papan informasi di kantor desa, baik Bantuan langsung Tunai (BLT) dan PKH dari pemerintah, BLT Provinsi, BLT Kota dan BLT dana desa.

“Kemudian, dilanjutkan penempelan stiker di rumah warga yang mendapat bantuan di Desa Balai Kecamatan Pariaman Selatan dan Desa Kampuang Tangah Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman,” kata Genius.

Doktor jebolan IPB itu lebih lanjut menyampaikan, sejak adanya pandemi Covid-19 banyak masyarakat Kota Pariaman dan daerah lainnya yang terdampak ekonomi keluarganya. Mereka diberikan bantuan sosial dari dana Kemensos, Provinsi, Pemko dan dana desa.

“Kita sudah melakukan pengecekan data sampai ke tingkat bawah sehingga kemungkinan dua kali penerimaan bantuan pada orang yang sama itu tidak akan ditemui,” imbuhnya.

Nominal bantuan sosial yang diterima warga, tahap awal tiga bulan dengan nominal Rp 600 ribu per bulan.

“Bagi rumahnya yang sudah diberi stiker sebagai tanda bantuan, sudah bisa mengambil bantuan tersebut di tempat yang ditunjuk. Semua proses pengambilan bantuan tidak dikenakan biaya apapun,” ingatnya.

Genius Umar mengimbau seluruh masyarakat Kota Pariaman melihat data penerima bantuan sosial yang telah ditempel di kantor desa masing-masing.

“Bila ada yang belum terdata namun layak mendapat bantuan, segera laporkan ke kantor desanya untuk didata kembali dan akan diberi bantuan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi sumbar Syafrizal, mengapresiasi kinerja Pemko Pariaman yang cepat dan tanggap menyelesaikan data warganya sehingga bantuan sosial bisa dicairkan.

“Terima Kasih kami ucapkan kepada Wali Kota Pariaman Genius Umar yang cepat menyelesaikan data warga di Kota Pariaman sehingga hari ini kita bisa mencairkan bantuan sosial tersebut, “ ungkapnya.

Di Sumbar, katanya, ada tujuh jenis bantuan untuk warga, baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota. Antara lain bantuan program keluarga harapan (PKH), program sembako, prakerja, bantuan langsung tunai Kementerian Sosial, bantuan dana desa dari Kementerian Desa, Provinsi Sumbar, dan pemkab/pemko. “Satu keluarga mendapat satu jenis bantuan,” imbuhnya.(rel/esg)