MDTW dan MDTU, Jadikan Wadah Semangat Mempelajari Alquran

5
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Pariaman, Yaminurizal membuka Sosialisasi Pelaksanaan Proses Belajar MDTW dan MDTU se Kota Pariaman Tahun 2021. (Diskominfo Pariaman)

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Pariaman, Yaminurizal membuka Sosialisasi Pelaksanaan Proses Belajar MDTW dan MDTU se Kota Pariaman Tahun 2021, bertempat di Balairung rumah dinas wali kota, Kelurahan Jawi-Jawi II, Kecamatan Pariaman Tengah.

Yaminurizal mengatakan, dalam visi dan misi wali kota dan wakil walikota terpilih, Genius Umar dan Mardison Mahyuddin, ada beberapa visi yang berhubungan dengan keagamaan atau Bagian Kesra Setda Kota Pariaman, diantaranya berupa Peraturan Daerah (Perda) tentang baca tulis Al Quran di Kota Pariaman.

Ada beberapa program unggulan Kota Pariaman yang berhubungan dengan keagamaan seperti program Magrib Mengaji, Pembangunan pusat pendidikan Al Quran (read Al Quran Center), dan pengembangan pendidikan agama nonformal, mulai dari MDTA (tingkat SD), MDTW (tingkat SMP) serta MDTU (tingkat SMA) di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Dengan adanya Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (MDTW) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU), akan menjadi wahana untuk menumbuhkembangkan semangat membaca dan mempelajari Al-Quran bagi para remaja dan generasi muda di Kota Pariaman.

“Dengan adanya pelatihan bagi Tenaga Guru Pengajar untuk MDTW dan MDTU yang telah difasilitasi oleh Bagian Kesra Setda Kota Pariaman pada tahun 2020 yang lalu. Di mana sebanyak 32 guru mulai dari tingkat SMP/MTS, SMA/SMK/MA dilatih untuk menjadi pengajar bagi remaja dan generasi muda kita nantinya, di MDTW dan MDTU tersebut,” ucapnya.

Baca Juga:  Kapasitas Jamaah Dikurangi, Pemko Pariaman Shalat Ied di Balaikota 

Pengaruh teknologi seperti media sosial, game online sangat berdampak buruk bagi generasi sekarang, karena itu sejak dini kita harus mulai menanamkan pemahaman ilmu Al-Quran, hadits, tajwid, aqidah dan akhlaq kepada mereka, sehingga nantinya mereka akan menjadi generasi yang qurani, yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” tukasnya.

Mantan Kepala Bappeda Kota Pariaman ini juga menuturkan, ke depan, kegiatan MDTW dan MDTU ini nantinya akan dimasukkan ke dalam ekstra kurikuler yang ada di sekolah, sehingga bisa maksimal pelaksanaannya.

Selain itu, kepada para guru MDTW dan MDTU, Yaminurizal meapresiasi dan penghargaan. “Semoga amal ibadah yang telah bapak/ibu lakukan, dan pengabdiannya selama ini, untuk mencerdaskan anak-anak kita dari buta, tulis Al Quran, mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT,” ucapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Miswan, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pariaman, Syamsuardi, Kabid Dikdas Dikpora Kota Pariaman, Yurnal, dan juga narasumber dari Pesantren Sulaimaniyah yang berbasis di Turki, Ahmad Yusuf Pasaribu. (*/bis)

Previous articlePemko Pariaman Dorong Peningkatan Kepesertaan JKN-KIS
Next articleDisuntik Dana Perusahaan Minyak Saudi, Tim Rossi Berlaga di MotoGP