Pemko Pariaman Dorong Peningkatan Kepesertaan JKN-KIS

5
Sekko Pariaman, Yota Balad saat membuka Forum Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan Utama Tahap I Tahun 2021 Kota Pariaman yang digelar oleh BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Wali kota, Kamis (29/4/2021). (Diskominfo Pariaman)

Pemerintah Kota Pariaman fokus pada peningkatan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya. Hal tersebut dibuktikan dengan persentase capaian data kepesertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan terhitung April 2021 yang mencapai 98,20 persen, meningkat dibandingkan dengan tahun 2020.

Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad saat membuka Forum Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan Utama Tahap I Tahun 2021 Kota Pariaman yang digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bertempat di ruang rapat wali kota, Kamis (29/4/2021).

“Pemerintah Kota Pariaman menyatakan tekad untuk meningkatkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi seluruh warga Kota Pariaman, sehingga dapat mewujudkan Universal Healty Coverage (UHC),” seru mantan Inspektur Kota Pariaman ini.

Yota Balad menambahkan, program seperti ini sangat bagus karena masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan karena itu penting. Ia juga minta, seluruh dinas, instansi, lembaga terkait harus ikut berperan dan berkontribusi aktif dalam menyukseskan Program JKN-KIS.

Apa yang sudah disampaikan oleh BPJS Kesehatan agar dapat dipahami untuk bersinergi dalam menyelesaikan dan memecahkan permasalahan serta merumuskan rencana strategis terkait pelaksanaan Program JKN-KIS ini.

Baca Juga:  Baznas Distribusikan Zakat untuk 484 Guru MDTA

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Padang, Yesi Rahimi selaku pelaksana kegiatan mengatakan, forum yang digelar oleh BPJS Kesehatan bersinergi dengan Pemko Pariaman ini merupakan agenda rutin dan pertama kali di tahun 2021.

”Tujuannya antara lain tercapainya komunikasi yang baik dengan para pihak pemangku kepentingan terkait dengan pelaksanaan Program JKN-KIS meliputi penyampaian saran dan gagasan, pemecahan masalah serta perumusan rencana kerja sama yang strategis,” jelas Yesi.

Tujuan lainnya adalah tercapainya pemahaman yang sama dalam mendukung Program JKN-KIS, terwujudnya partisipasi pemerintah daerah dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kota Pariaman.

Serta terwujudnya koordinasi dan kerja sama yang baik lintas stakeholders guna peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS. Yesi juga mengapresiasi Kota Pariaman yang telah berhasil mencapai data kepesertaan masyarakatnya dalam BPJS Kesehatan sekitar 98,20 persen tahun 2021 ini.

Turut hadir anggota DPRD Kota Pariaman Komisi III, Iskandar serta pemangku kepentingan atau dinas terkait lainnya beserta jajaran BPJS Cabang Padang dan BPJS Kota Pariaman selaku pelaksana kegiatan forum ini. (*/bis)

Previous articleLagi, 10 Ton Ikan Mati Mendadak
Next articleMDTW dan MDTU, Jadikan Wadah Semangat Mempelajari Alquran