Warga Pariaman Diminta Patuhi Aturan Covid-19

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksamana. (net)

Meski saat ini sudah boleh melaksanakan hajatan besar dan pesta perkawinan, namun masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Pengawasan terhadap Covid-19 juga masih dilakukan di pusat keramaian dan perekonomian.

”Maklumat Polri tentang larangan pesta pernikahan memang sudah dicabut. Meski demikian tetap harus mengikuti ketentuan protokol Covid-19,” ujar Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksamana kepada Padang Ekspres, usai upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pariaman.

Protokol kesehatan yang harus diikuti oleh warga yang menggelar pesta pernikahan dan hajatan lainnya terutama harus menjaga jarak.  Menggunakan masker, menyediakan wastafel untuk cuci tangan atau handsanitaizer. Aturan ini wajib diterapkan.

Polres Pariaman hingga saat ini, sebut kapolres, masih terus bersinergi untuk melakukan pengawasan terhadap keramaian di Kota Pariaman. Terutama di pusat perekonomian seperti pasar dan pariwisata. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman. Hingga saat ini Kota Pariaman sudah nol kasus Covid-19.

Kepolisian juga membantu pengawasan tahapan pilkada/pilgub yang sudah mulai memasuki tahapan verifikasi faktual. Sementara itu jelang peringatan HUT Bhayangkara, Polres Pariaman sudah lakukan berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Penyerahan bantuan sosial dan kegiatan sosial lainnya. Termasuk upacara di lapangan makam pahlawan. (nia)