Diduga Melakukan Pencemaran Nama Baik, Ketua DPRD Pasbar Laporkan Empat Akun

Ketua DPRD Pasaman Barat melapor ke Polres Pasbar terkait pencemaran nama baiknya di media sosial. (IST)

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Parizal Hafni melaporkan empat orang pemilik akun facebook ke Polres Pasbar, Kamis (30/4).

Pelaporan itu terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan penyalahgunaan UU ITE melalui media sosial. Dalam laporan itu, Parizal merasa dirinya telah dihujat di media sosial.

”Ya, saya terpaksa melaporkan mereka atas dugaan pencemaran nama baik dan penyalahgunaan UU ITE. Perbuatan mereka sudah di luar kewajaran,” kata Ketua DPRD Parizal Hafni saat diwawancara Padang Ekspres, Jumat  (1/5).

Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Pasbar itu, dalam bermedia sosial masyarakat telah diatur lewat UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

Adapun pemilik akun facebook yang dilaporkan itu yakni atas nama Abdillah Rasyid, Mahmudan Nasution, Afwan Alfarizi dan Zaza Sastra Wiraga. Dia merasa telah diserang dengan melakukan pencemaran nama baik oleh beberapa akun facebook tersebut dengan berkomentar tidak pada tempatnya.

”Sebagai warga biasa tentu saya tidak terima dengan komentar mereka di facebook. Saya berbuat sesuai tugas saya sebagai wakil rakyat, tapi mereka menghujat dengan kata-kata tidak sopan. Mengkritik dengan menghujat itu beda kan?” ujar Parizal Hafni dengan nada bertanya.

Kejadian itu berawal dari postingan link berita dirinya yang dimuat oleh salah satu media online di Sumbar. Kemudian diposting di akun grup facebook Mata Rakyat Pasaman Barat (MRPB) oleh akun yang bernama Ahmad Romi.

”Ketika itu saya ada kegiatan di Ujunggading, Kecamatan Lembah Melintang bagi-bagi sembako ke warga. Lalu diberitakan wartawan, kemudian diposting di akun facebook grup Mata Rakyat Pasaman Barat sekitar pukul 15.15 pada Rabu (29/4),” jelasnya.

Kemudian, sekitar pukul 19.00 ia diberitahu oleh ajudannya mengenai postingan tersebut yang telah dikomentari secara tidak wajar sehingga ia melaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti.

Ajudan Ketua DPRD Pasbar Torang Firnando Nasution menambahkan di dalam komentar postingan berita kegiatan itu, ada beberapa komentar yang sudah mengarah ujaran kebencian.

”Salah satunya  komentar dari akun Abdillah Rasyid yaitu “Siapo penghianat paja nun yo paja nun mintak sumbangan ka PT baghu diagieh nyo lo ka tim suksesnyo SETAN PENGHIANAT LAI,” kata Torang menirukan isi postingan itu.

Komentar selanjutnya datang dari akun facebook atas nama Mahmudin Nasution. Dalam komentarnya akun itu menuliskan “Mafialah pulo.. Penghianat”.

Kemudian dari akun facebook atas nama Afwan Alfarizi yang mengomentari dengan kata-kata “Mata buta kumpulkan masyarakat, mari demo”, dan yang terakhir dari akun facebook Zaza Sastra Wiraga dengan komentar yang mengatakan “kurang akal, silahkan di buli, silahkan dibagikan kesemua grup”.

Postingan empat akun itu dapat dibaca oleh publik dan kemungkinan besar bisa menimbulkan polemik dan pemikiran yang tidak baik dari masyarakat terhadap Parizal Hafni selaku Ketua DPRD Pasbar.

”Tentu ini kalau dibiarkan akan berdampak terhadap atasan saya. Makanya kita laporkan sebagai pelajaran kedepannya agar bijak bermedia sosial,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pasbar AKP Omri Yan Sahureka menyebut telah menerima laporan terkait pencemaran nama baik di media sosial facebook tersebut. Saat ini penyidik sedang menindaklanjuti kasus tersebut. ”Tahap awal, sejumlah saksi dan terlapor akan segera dipanggil guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (roy)