85 Batang Tanaman Ganja Dimusnahkan

4
DIMUSNAHKAN: Lintas sektor melakukan pemusnahan barang bukti tanaman ganja di Mapolres Pasbar, kemarin (9/3).(IST)

Sebanyak 85 batang tanaman ganja dimusnahkan di halaman Mako Polres Pasaman Barat (Pasbar), Selasa (8/3) pukul 10.00.

Pemusnahan narkoba itu merupakan salah satu upaya kepolisian dalam memaksimalkan pemberantasan narkoba yang ada di kabupaten setempat.

Turut hadir Kapolres Pasbar AKBP M. Aries Purwanto bersama Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana, Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat Bayu Soho Raharjo, Kepala BNNK Pasaman Barat Irwan Effenry AM serta Penasehat hukum tersangka Fadil Mustafa.

Kapolres Pasaman Barat M Aries Purwanto mengatakan, terkait dengan barang bukti yang akan dimusnahkan itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/39/II/2022/SPKTSATRESNARKOBA/POLRESPASBAR/POLDASUMBAR, tanggal 18 Februari 2022.

Pemusnahan yang dilakukan saat ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam memaksimalkan pemberantasan narkoba yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Pemusnahan barang bukti narkotika golongan I jenis ganja didapat dari tersangka AMH panggilan R, 36, warga Kampung Padang Jorong Pasalamo, Nagari Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat.

Kejadian berawal dari tim Opsnal Satresnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat, ada masyarakat yang diduga menanam ganja di bukit Andel Jorong Lubuaksariak, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.

Setelah mengumpulkan informasi, Jumat, 18 Februari 2022 sekira pukul 04.30 tim yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba AKP Eri Yanto, S.H bergerak ke lahan kebun jagung yang disinyalir di tanami ganja.

Kemudian tim melakukan pengintaian terhadap tersangka, pada pukul 07.00 ditemukanlah tersangka AMH panggilan R di Pilubang Nagari Kajai ingin menuju kebunnya yang kemudian tersangka diamankan oleh tim Opsnal Satresnarkoba.

Dari tangan tersangka didapatkan barang bukti keseluruhan sebanyak 88 batang ganja dengan rincian, 44 batang pohon ganja yang sudah ditanam di kebun jagung, dan 44 batang tanaman ganja lainnya masih dalam pot jenis polybag warna hitam.

“Kita memusnahkan barang bukti sebanyak 85 batang ganja, 1 batang kami pergunakan untuk diperiksa di laboratorium untuk menentukan apakah barang bukti tersebut mengandung unsur narkotika, kemudian 2 batang lagi untuk pembuktian di sidang peradilan,” ungkap M. Aries.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan barang bukti oleh Kapolres Pasaman Barat bersama jajaran forkopimda lainnya dan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti dengan cara dimasukkan ke dalam drum kemudian dibakar.

Kapolres Pasaman Barat mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Satresnarkoba atas pencapaiannya, tetapi dia ingatkan pula jangan merasa puas diri tetap harus dimaksimalkan lagi dalam pemberantasan Narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

Pada pukul 10.30, pemusnahan barang bukti tindak pidana umum selesai, berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Atas perbuatan tersangka diancam pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar. (roy)