Pemkab-BRI Sinergi Bangun UKM Pasbar

13
SINERGI: Peserta kegiatan Business Gathering Ekosistem Desa yang digelar di gedung Pemkab Pasbar, Rabu (12/1).(IST)

Pemkab Pasbar bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Simpang Empat melakukan sinergitas dalam membangun desa untuk memberdayakan pelaku UMKM di kabupaten setempat.

Kerja sama dilakukan melalui kegiatan Business Gathering Ekosistem Desa dengan tema “Sinergi Bersama BRI dari Desa Membangun Indonesia” yang digelar pada Rabu( 12/1)  lalu di gedung pemkab setempat.

Turut hadir dalam kegiatan Business Gathering Ekosistem Desa tersebut, Plt Kepala DPMN Randy Hendrawan, Kabid Koperasi dan UKM Binafrin Hadi, Kepala Unit BRI Sungai Aur Boni Lesmana beserta karyawan BRI, Wali Nagari Se Pasaman Barat, Pelaku UMKM, serta stakeholders terkait lainnya.

Wakil Bupati Pasbar Risnawanto menyampaikan, sangat menyambut baik sinergitas BRI ini dalam membangun UMKM di Pasaman Barat yang dinilai dapat membantu menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Pemerintah Daerah Pasaman Barat saat ini sedang berupaya dalam mendukung UMKM di Pasaman Barat melalui evaluasi yang dilakukan, untuk melihat sejauh mana perkembangan UMKM di setiap daerah Pasaman Barat,” kata Risnawanto.

Risnawanto menekankan, agar pihak BRI dapat melakukan pendekatan kepada masyarakat terkait program-program yang akan disaluran kepada masyarakat, sehingga pemikiran masyarakat terhadap peluang usaha yang didanai oleh BRI melalui pinjaman yang diberikan dapat terealisasikan dan masyarakat memiliki modal yang cukup untuk berwirausaha.

“BRI diharapkan dapat membantu dan meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu dan takut meminjam ke BRI terkhusus pelaku UMKM di Pasaman Barat, sehingga mereka bisa terbantu mendapatkan dana untuk berwirausaha,” ujar Risnawanto.

Selain itu lanjutnya, pihaknya berharap lini usaha dan lini perekonomian Pasaman Barat harus berkembang di tahun 2022, melalui bantuan baik berbentuk pinjaman maupun hal lain yang diberikan kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM Pasaman Barat untuk
meningkatkan perekonomian masyarakat ke depannya.

Semenatara itu, Pimpinam Cabang BRI Simpang Empat, Israhadi Aprianto menyampaikan, pertemuan ini dilaksanakan untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan UMKM di Pasaman Barat, dengan melakukan koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

“Dalam hal ini adapun produk yang dikenakan kepada masyarakat yaitu KUR. Kur ini ada tiga jenis, yakni KUR super Mikro (pinjaman 0-10 juta), KUR Mikro ( Rp11 juta-Rp50 juta), KUR Kecil (pinjaman dari Rp100 juta ke atas) serta Produk Agen Brilink penyalurannya melalui agen Brilink,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah derah dengan BRI dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian, terkhusus bagi pelaku UMKM Pasaman Barat, dengan mendapatkan fasilitas permodalan dengan bunga kecil melalui KUR dan akses perbankan lainnya. (roy)